Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Sejumlah Titik Rawan Jadi Atensi Kepolisian, Kapolresta Jamin Mataram Aman

nur cahaya • Kamis, 6 Maret 2025 | 15:30 WIB

 

Kombes Pol Ariefaldi Warganegara
Kombes Pol Ariefaldi Warganegara
 

LombokPost-Kapolresta Mataram Kombes Pol Ariefaldi Warganegara menegaskan bahwa kondisi Kota Mataram saat ini aman dan kondusif. Ia mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih aktif menjaga lingkungan dan mengawasi anak-anak mereka, terutama di masa libur panjang.

"Yang paling utama sekarang, tolong jaga anak masing-masing. Karena libur saat ini terlalu panjang. Belum lagi nanti libur Lebaran," kata Kombes Pol Ariefaldi Warganegara.

Imbauan ini disampaikan menyusul beredarnya video di media sosial yang menunjukkan sekelompok anak muda membawa senjata tajam. Setelah ditelusuri, dipastikan kejadian itu bukan di Mataram, melainkan di Lombok Tengah.

"Terkait video yang beredar mengenai sekumpulan anak muda yang membawa senjata tajam, ternyata itu bukan di wilayah kita, itu ada di wilayah Praya sana," jelasnya.

Ia menyayangkan beredarnya informasi tidak akurat yang dapat menimbulkan keresahan. Karena itu, ia berharap masyarakat tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya dan selalu melakukan pengecekan ulang.

"Inilah yang harus kita jaga. Jangan karena ini, masyarakat berpikir bahwa Mataram tidak aman," tegasnya.

Kapolresta juga menyoroti kenakalan remaja seperti balap liar, perang sarung, dan tawuran. Ia meminta dukungan semua pihak, termasuk keluarga dan lingkungan, untuk bersama mencegah dan mengatasi permasalahan tersebut.

"Memang tidak kita pungkiri, tetapi sangat diharapkan dukungan dari keluarga, lingkungan, dan seterusnya," katanya.

Ia mengimbau masyarakat segera membubarkan kerumunan anak muda yang mencurigakan. "Kalau ada hal seperti itu, kalau kumpul dikit langsung bubarkan saja. Kalau sudah banyak memang sulit dibubarkan," terangnya.

Terkait video di media sosial yang menunjukkan sekelompok remaja mengendarai sepeda motor dini hari di Rembiga, Kapolresta mengaku belum menerima laporan resmi. Namun, ia telah menginstruksikan jajarannya meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah tersebut.

"Kalau tidak didukung masyarakat, repot kami. Pertanyaan dasarnya, kok masyarakat mau tempatnya dijadikan lokasi kumpul anak-anak," ujarnya.

Beberapa titik rawan yang menjadi perhatian kepolisian antara lain Jalan Lingkar Selatan, Sayang-Sayang, Rembiga, Jalan TGH Faisal, dan beberapa lainnya. Kapolresta juga mengungkapkan bahwa banyak remaja yang terlibat kenakalan berasal dari luar Mataram.

"Kadang banyak juga remaja yang bukan dari Mataram, tetapi dari daerah luar. Entah diundang atau hanya datang begitu saja," ungkapnya.

Untuk menjaga keamanan, Polresta Mataram telah meningkatkan patroli setiap malam dengan menerjunkan sekitar 100 personel, ditambah personel dari polsek-polsek. "Kita sudah tidak sekadar rutin lagi, tetapi meningkatkan pengawasan," tambahnya.

Sebelumnya, Kasat Pol PP Kota Mataram Irwan Rahadi memastikan pihaknya siap mendampingi warga yang resah dengan kabar keberadaan geng motor di beberapa titik Kota Mataram.

Meski demikian, ia menegaskan pengamanan tetap diperketat. Patroli rutin akan terus dilakukan, baik ada maupun tidaknya isu geng motor, sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban. (chi/r7)

Editor : Akbar Sirinawa
#wilayah #Pengamanan #Ulang #pengecekan #remaja #Anak #Patroli #Mataram #libur