Yayat membuktikan bahwa popularitas bisa dimanfaatkan lebih dari sekadar bernyanyi. Dengan suara emas dan kreativitasnya, ia merajut karier di berbagai bidang, menginspirasi banyak orang untuk berani mencoba peluang baru.
Mataram
Setelah mencuri perhatian di Indonesian Idol, Yayat terus menapaki jalannya di dunia tarik suara. Ia baru saja menjuarai kompetisi menyanyi Kingsmaker tingkat NTB, semakin memantapkan langkahnya sebagai penyanyi profesional.
"Jadi sering diundang buat nyanyi dan isi-isi acara," ujar Yayat, menceritakan kesibukannya usai kemenangan itu.
Tak berhenti di situ, Yayat tengah mempersiapkan single terbaru yang segera dirilis. Sebelumnya, ia pernah berkolaborasi dengan musisi Ukraina, Romario Punch, yang pernah satu panggung dengannya di Java Jazz. Kini, mereka kembali menggarap proyek musik bersama. Yayat juga telah merilis single "See Your Smile" bersama Nurra dan Lutfi Syach.
"Juga pernah membuat single dan berkolaborasi dengan musisi Ukraina, Romario Punch. Kami dulu pernah satu panggung di Java Jazz, dan akhirnya punya proyek lagu bersama. Saat ini sedang proses," jelasnya.
Popularitas Yayat pasca-Indonesian Idol turut mendongkrak jumlah pengikut di media sosialnya. Ia pun memanfaatkan peluang ini dengan menjadi selebgram dan menerima berbagai tawaran endorse, mulai dari makanan hingga villa.
"Waktu Indonesian Idol itu, followers jor-joran nge-follow," ungkapnya.
Salah satu pencapaiannya sebagai selebgram adalah ketika ia menjadi Brand Ambassador Warung Gajog di Kota Mataram. Berkat promosi yang dilakukan, warung tersebut berkembang hingga membuka tiga cabang.
"Pernah, waktu itu aku jadi BA tempat makan di Kota Mataram, namanya Warung Gajog. Sampai tempatnya buka tiga cabang saking ramainya," ujarnya.
Namun, belakangan Yayat memutuskan menjalani diet, sehingga ia mengurangi konten kuliner di media sosialnya. Selain menyanyi dan menjadi content creator, ia juga aktif sebagai guru bahasa Inggris online di English Core Glyph. Bahkan, banyak muridnya yang memintanya untuk sekaligus mengajarkan vokal.
"Siapa saja boleh belajar bahasa Inggris, kita buka untuk semua kalangan. Belajarnya santai dan fleksibel. Sering juga waktu ngajar, ada yang minta, 'ajarin nyanyi dong, Kak'," tuturnya.
Yayat mengaku menikmati ketiga pekerjaannya—penyanyi dan MC, guru online, serta content creator. Baginya, semua profesi ini saling melengkapi dan memberikan kebebasan dalam bekerja.
"Karena zaman sekarang, kita butuh side hustle," pungkasnya.
Dengan kerja keras dan bakat yang ia miliki, Yayat sukses membangun karier di berbagai bidang. Tak hanya bernyanyi, ia juga memanfaatkan popularitasnya untuk berkembang sebagai selebgram dan pendidik. (SANCHIA VANEKA/r7)
Editor : Akbar Sirinawa