Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pemudik Diimbau Dishub Berangkat Lebih Awal, ASN Dilarang Ikut Mudik Gratis

nur cahaya • Jumat, 14 Maret 2025 | 10:25 WIB

 

SIAP BERANGKAT: Beberapa penumpang telah duduk manis di atas bus di Terminal Mandalika, untuk menuju kampung halamannya, Kamis (13/3) mudik beberapa waktu lalu. 
SIAP BERANGKAT: Beberapa penumpang telah duduk manis di atas bus di Terminal Mandalika, untuk menuju kampung halamannya, Kamis (13/3) mudik beberapa waktu lalu. 
 

 

LombokPost-Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram melakukan seleksi ketat terhadap pendaftar program mudik gratis Lebaran 2025. Langkah ini diambil karena jumlah pendaftar mencapai 217 orang, melebihi kuota yang tersedia sebanyak 180 orang.

Kepala Dishub Kota Mataram Zulkarwin mengatakan, pihaknya akan memprioritaskan masyarakat yang benar-benar membutuhkan fasilitas mudik gratis ini. "Jadi tidak mungkin kita masukkan semua yang 217," kata Zulkarwin.

Salah satu kriteria seleksi yang diterapkan adalah jenis pekerjaan. Zulkarwin mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tidak memanfaatkan fasilitas ini. “Ya kalau PNS mohon maaf lah, sebaiknya jangan," ujarnya.

Program mudik gratis yang dibuka pada 9 Maret lalu langsung dipenuhi pendaftar dalam waktu singkat. Tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa program ini sangat diminati.

“Pembukaan jam 8, jam 11 itu sudah full," ucapnya.

Dishub Kota Mataram menyediakan empat armada untuk program ini dengan tujuan lokal di NTB, seperti Sumbawa, Bima, dan Dompu. Menurut Zulkarwin, mudik gratis tidak mencakup rute ke Jawa karena keterbatasan anggaran.

“Kita sesuaikan dengan anggaran kita,” terangnya.

Pemberangkatan mudik gratis dijadwalkan pada 26 Maret 2025 dari Kantor Wali Kota Mataram. Selain itu, Dishub juga mengimbau masyarakat yang mudik dengan kendaraan pribadi agar berangkat lebih awal, yaitu pada 24 Maret 2025. Imbauan ini bertujuan mengantisipasi kemacetan di jalur menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, maupun Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur.

"Jangan terlalu mepet lah, biar tidak terjadi penumpukan kendaraan. Biar enak, santai. Tanggal 24, karena nanti tanggal 25 itu sudah masuk macet-macetnya," ucapnya.

Zulkarwin berharap para pemudik asal Mataram dapat memperkirakan waktu keberangkatan agar terhindar dari kemacetan. Ia juga mengingatkan bahwa pada 29 Maret 2025, umat Hindu akan merayakan Hari Raya Nyepi, yang berpotensi meningkatkan arus kendaraan di sejumlah pelabuhan menjelang Idul Fitri.

"Pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi, seperti mobil dan angkutan umum, harus memiliki stamina prima. Jadi harapan kami, pemudik dari Mataram menjaga fisiknya, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, dan yang tidak kalah penting, jika capek, istirahat dulu," tandasnya. (chi/r7) 

Editor : Akbar Sirinawa
#ASN #mudik #pekerjaan #masyarakat #Anggaran #gratis #Lalu Lintas #Dishub