Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kampoeng Kuliner Ramadan di Teras Udayana: Sensasi Berbelanja dengan Uang Mainan (2-Habis)

nur cahaya • Jumat, 14 Maret 2025 | 09:55 WIB

 

PENUH: Pengunjung yang hilir mudik berbelanja di Kampoeng Kuliner Ramadan, Rabu (12/3).
PENUH: Pengunjung yang hilir mudik berbelanja di Kampoeng Kuliner Ramadan, Rabu (12/3).
 

 

Dengan konsep matang dan inovatif, acara ini bukan sekadar pasar takjil biasa, melainkan ruang bagi UMKM berkembang serta wadah masyarakat bersilaturahmi di suasana yang nyaman dan penuh kehangatan. UMKM yang hadir menyuguhkan berbagai sajian menu berbuka - bahkan sahur yang lezat dan yang terpenting higienis.

------------------------

SEJAK hari pertama, Kampoeng Kuliner Ramadan telah mencatat angka transaksi yang luar biasa. Owner Fajar Space Hendri Andriawan mengatakan, hingga hari ke enam perputaran ekonomi sudah mencapai lebih dari Rp 100 juta.

“Pada hari ke-6, kita bisa katakan lebih dari Rp 100 juta. Kami juga melakukan checker oleh tim, kunjungan per hari   itu hampir seribu lebih ya,” ungkapnya.

Jumlah pengunjung yang mencapai lebih dari seribu orang per hari, menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap acara ini sangat tinggi. Hal ini juga memberikan dampak besar bagi para pedagang yang dengan senang hati melayani berbagai macam pembeli yang datang dari berbagai daerah.

Salah satu daya tarik utama dari Kampoeng Kuliner Ramadan adalah keberagaman kuliner yang ditawarkan. Dengan 32 tenan aktif, pengunjung dapat menikmati berbagai hidangan khas Nusantara, mulai dari makanan tradisional hingga modern.

“Ada 32 tenant, ya. Aktif semua,” ujarnya.

Seluruh stand yang  tersedia terisi.  Dan yang paling penting menu disajikan dengan mutu dan higienis yang terjamin.

Bagi para pelaku usaha mikro, acara ini menjadi kesempatan emas meningkatkan penjualan dan memperkenalkan produk mereka kepada khalayak lebih luas. “Cara transaksi menggunakan uang mainan ini juga akan meningkatkan kesan berbelanja di sini,” tekannya.

Salah satu dampak positif yang dirasakan dari penyelenggaraan Kampoeng Kuliner Ramadan adalah berkurangnya aktivitas balap liar dan kegiatan negatif lainnya di sekitar area. Hal ini karena acara tersebut menyediakan ruang yang lebih kondusif bagi masyarakat untuk berkumpul, berbagi kebahagiaan, dan menikmati momen Ramadan bersama keluarga.

“Nggak ada. Kenapa nggak ada? Ya karena aparat keamanan selalu mengontrol. Ini (lampu) kita biarkan menyala sampai pagi juga,” ucapnya.

Melihat kesuksesan tahun ini, Fajar Space tidak ingin berhenti di sini. Mereka telah merencanakan menggelar acara serupa di tempat lain pada tahun ini. “InsyaAllah kita akan bergeser ke kota Tua Ampenan, mengenai konsepnya masih rahasia sedikit,” ungkapnya sembari tersenyum.

Tak hanya itu, mereka menargetkan agar program ini terus berkembang setiap tahun, dengan harapan lebih banyak lagi masyarakat yang bisa merasakan manfaat dari ajang kuliner dan ekonomi kreatif ini. “Kami yakin dengan cara ini lama-kelamaan sektor UMKM kita akan tumbuh dan pada akhirnya berdampak pada memperkuat ekonomi,” ucapnya.

Kampoeng Kuliner Ramadan bukan hanya sekadar tempat berburu hidangan berbuka, tetapi mencerminkan semangat kebersamaan dan ekonomi berbasis komunitas. Dengan konsep yang terus berkembang, acara ini berpotensi menjadi salah satu ikon tahunan yang dinantikan masyarakat.

Dari sisi ekonomi, acara ini membuktikan sektor UMKM dapat tumbuh pesat jika diberikan wadah yang tepat. Dari sisi sosial, masyarakat mendapatkan tempat yang nyaman untuk berkumpul tanpa harus khawatir dengan gangguan keamanan.

Sebagai bagian dari Ramadan yang penuh berkah, Kampoeng Kuliner Ramadan menjadi bukti bahwa sebuah gagasan sederhana --menciptakan tempat berkumpul yang nyaman --bisa memberikan dampak besar bagi banyak orang.

Di balik suksesnya Kampoeng Kuliner Ramadan di Teras Udayana, ada peran besar dari Fajar Space, sebuah platform kreatif yang menjadi penyelenggara event ini. Hendri Andriawan, selaku Owner Fajar Space, menyebutkan pihaknya selalu berupaya menghadirkan event yang berbeda dan inovatif.

“Kami ingin memberikan pengalaman yang lebih dari sekadar bazar kuliner biasa. Konsep uang mainan ini adalah salah satu cara membuat event lebih interaktif dan memorable bagi pengunjung,” kata Hendri.

Sebagai penyelenggara, Fajar Space tidak hanya fokus pada transaksi yang unik, tetapi juga menghadirkan berbagai hiburan dan aktivitas menarik di dalam venue. Pengunjung tidak hanya menikmati makanan khas Ramadan tetapi juga disuguhi dengan pertunjukan seni tradisional, live musik religi, hingga lomba-lomba interaktif yang semakin memeriahkan suasana. (LALU MOHAMMAD ZAENUDIN/r7)

Editor : Akbar Sirinawa
#Teras Udayana #ramadan #pembeli #produk #Pedagang #Kampoeng #Kuliner #Tenant #Mataram