Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Direspons Positif Warga Mataram, Sudah Ada 686 Pendaftar di Program Cek Kesehatan Gratis

nur cahaya • Senin, 17 Maret 2025 | 17:10 WIB

 

TEROBOSAN: Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram dr Emirald Isfihan dan pejabat dinas kesehatan lainnya usai simulasi awal PKG/CKG di puskesmas Tanjung Karang, beberapa waktu lal
TEROBOSAN: Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram dr Emirald Isfihan dan pejabat dinas kesehatan lainnya usai simulasi awal PKG/CKG di puskesmas Tanjung Karang, beberapa waktu lal
 

LombokPost-Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digagas pemerintah pusat dan dilaksanakan di Kota Mataram mendapat tanggapan positif dari masyarakat.

Program ini bertujuan membangun big data kesehatan warga, memudahkan pencatatan riwayat kesehatan, serta meningkatkan pelayanan kesehatan secara lebih optimal.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram dr Emirald Isfihan menjelaskan, pelaksanaan CKG berjalan baik dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

Bahkan, Kota Mataram menjadi salah satu daerah yang menginisiasi program ini lebih awal dibandingkan peluncuran nasional.

“Jadi, CKG ini memang program pemerintah pusat yang diberikan tugas kepada daerah untuk pelaksanaannya. Namun, di Kota Mataram, kita sudah menginisiasi lebih dulu dari nasional. Saat peluncuran nasional dilakukan pada 10 Februari, kita sudah mulai melaksanakannya sejak 1 Februari,” katanya, Minggu (16/3).

Dokter Emirald mengatakan, hal ini memberi keuntungan bagi warga karena bisa lebih dulu mengenal program ini.

“Dan juga merasakan lebih dahulu manfaatnya,” tekannya.

Pada awal pelaksanaan, partisipasi masyarakat masih rendah, hanya 1-2 orang per hari yang datang ke puskesmas.

Namun, setelah masyarakat melihat manfaatnya, jumlah peserta meningkat drastis hingga terjadi antrean panjang di beberapa puskesmas.

Data menunjukkan, sebanyak 686 orang telah mendaftar layanan ini, sementara 153 warga telah terlayani.

“Budaya kita ini, kalau ada informasi baik yang disampaikan dari mulut ke mulut, responsnya cepat. Mungkin ini salah satu faktor yang mendorong meningkatnya jumlah peserta,” jelasnya.

Dinkes mencatat, program ini membantu masyarakat memahami pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala.

Pemeriksaan gratis ini memungkinkan warga mengetahui riwayat penyakitnya, sehingga dapat mencegah kesalahan dalam pemberian obat atau penanganan medis.

“Dengan adanya big data kesehatan yang tersimpan dalam sistem Satu Sehat Mobile, masyarakat tidak perlu khawatir kehilangan riwayat kesehatannya. Semua data akan tercatat dan bisa diakses kapan saja saat mereka membutuhkan layanan kesehatan,” tambahnya.

Layanan CKG di Kota Mataram menyasar berbagai kelompok usia, mulai dari bayi, balita, lansia, anak sekolah, hingga usia produktif.

Warga yang berulang tahun pada bulan tertentu diberikan kesempatan menjalani pemeriksaan kesehatan dalam rentang 30 hari setelah tanggal ulang tahunnya.

“Jadi kalau seseorang ulang tahun tanggal 15, mereka bisa mengakses layanan ini hingga tanggal 15 bulan berikutnya,” ucapnya.

Namun, karena keterbatasan fasilitas dan tenaga medis, Dinkes menetapkan kuota 10 orang per hari per puskesmas.

“Agar tidak terjadi penumpukan pasien,” tekannya.

Meskipun program ini berjalan baik, dokter Emirald menyatakan masih ada beberapa tantangan yang perlu diatasi, seperti ketersediaan logistik yang masih bergantung pada pemerintah pusat.

Saat ini, pemeriksaan masih dilakukan di puskesmas, tetapi tidak menutup kemungkinan ke depan bisa diperluas ke klinik-klinik swasta.

Ia berharap semakin banyak masyarakat memanfaatkan layanan ini.

“Saat ini, belum 100 persen warga yang berhak benar-benar memanfaatkannya. Padahal, ini adalah kesempatan bagus untuk screening kesehatan,” tekannya.

Dengan data yang tersimpan, masyarakat bisa lebih mudah mendapatkan pelayanan kesehatan di mana saja.

“Tanpa harus mengulang pemeriksaan dari awal,” tekannya. (zad/r7)

Editor : Kimda Farida
#Dikes #antrean #pemerintah #cek kesehatan #gratis #Mataram