Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pastikan Awak Bus Maksimal Layani Pemudik, Ratusan Pemudik Terbantu Program Mudik Gratis

nur cahaya • Kamis, 27 Maret 2025 | 20:46 WIB

 

PULANG KAMPUNG: Rombongan pemudik menaiki bus untuk keberangkatan ke Pelabuhan Kayangan, Rabu (26/3). 
PULANG KAMPUNG: Rombongan pemudik menaiki bus untuk keberangkatan ke Pelabuhan Kayangan, Rabu (26/3). 
 

 

LombokPost-Program mudik gratis yang diselenggarakan Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram, membawa kebahagiaan bagi ratusan pemudik yang ingin merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman.

Salah satu pemudik yang merasakan manfaat program ini adalah Rafah, karyawan di Mataram yang hendak mudik ke Bima bersama keluarganya. Ia mengaku sangat terbantu, terutama karena harga tiket transportasi yang melonjak menjelang Lebaran.

"Alhamdulillah, saya dapat informasi tentang program ini dari teman. Saat itu, tiket transportasi sudah habis. Mudik gratis ini sangat membantu bagi saya dan keluarga," kata Rafah.

Rafah mendapatkan dua kursi untuk mudik menggantikan temannya yang berhalangan hadir. Ia mengapresiasi kemudahan proses pendaftaran dan penggantian data penumpang yang difasilitasi panitia.

"Saya hanya perlu melapor dan menggantikan data teman saya. Prosesnya sangat mudah dan cepat," jelasnya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram Zulkarwin menjelaskan, program mudik gratis ini bertujuan memfasilitasi masyarakat, mengurangi kepadatan lalu lintas, dan menekan risiko kecelakaan.

"Dengan mudik bersama seperti ini, kepadatan lalu lintas saat Lebaran bisa berkurang," terangnya.

Program ini ditujukan terutama bagi karyawan dan mahasiswa yang beraktivitas di Kota Mataram. Mayoritas peserta adalah mahasiswa dari berbagai universitas di Mataram.

"Ada beberapa ASN yang terdaftar saat pendaftaran, tetapi kami coret," ungkapnya.

Dishub Kota Mataram menyiapkan empat armada bus yang difasilitasi Perum DAMRI. Dua bus didanai dari anggaran Dishub Mataram, dan dua lainnya didukung oleh Bank NTB Syariah. Total kapasitas yang disediakan mencapai 180 kursi, dengan tiga bus diberangkatkan ke Bima dan satu bus ke Sumbawa-Dompu.

"Kami menyediakan fasilitas yang nyaman dan aman bagi pemudik, seperti toilet di dalam bus dan snack untuk berbuka puasa," tambah Zulkarwin.

Sebelum keberangkatan, Dishub bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Mataram melakukan pemeriksaan kesehatan bagi 13 awak bus DAMRI, termasuk tes narkoba. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh awak bus dalam kondisi sehat dan siap melayani pemudik.

"Alhamdulillah, hasil tes baik, perjalanan bisa dijamin aman dan semoga lancar," ucapnya.

Wali Kota Mataram Mohan Roliskana mengapresiasi terselenggaranya program mudik gratis ini. Ia berharap program ini terus berlanjut dan ditingkatkan di tahun-tahun mendatang.

"Semoga ibadah puasa kita diterima oleh Allah SWT. Program mudik gratis ini tradisi yang baik dan perlu kita jaga setiap tahun," ujar Mohan.

Ia juga berharap jumlah armada bus dapat ditambah tahun depan agar lebih banyak warga Mataram merasakan manfaat program ini.

"Kalau bisa tahun depan kita tambah satu bus lagi. Jika tahun ini tersedia 180 kursi, tahun depan targetnya lebih dari 200 kursi," harapnya.

Mohan mengapresiasi koordinasi dalam mempersiapkan perjalanan mudik, mulai dari kesiapan sopir, armada, hingga kelengkapan surat-surat. Ia berharap perjalanan mudik berjalan lancar dan pemudik dapat bertemu keluarga di kampung halaman dengan selamat.

"Semoga semuanya dimudahkan, dilancarkan, dan tidak ada masalah, sehingga para pemudik dapat bertemu keluarga tercinta," tandasnya. (chi/r7)

Editor : Prihadi Zoldic
#damri #pemudik #Mahasiswa #keluarga #transportasi #gratis #kampung halaman #perjalanan #Narkoba