LombokPost-Pemerintah Kota Mataram meniadakan kegiatan open house dalam perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah/2025. Keputusan ini diambil untuk memberi kebebasan bagi aparatur sipil negara (ASN) merayakan Idul Fitri bersama keluarga tanpa terikat jadwal resmi.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mataram I Nyoman Suwandiasa mengatakan, kebijakan ini bertujuan menciptakan suasana silaturahmi yang lebih fleksibel.
“Peniadaan kegiatan open house juga memberikan kebebasan bagi ASN untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga tanpa harus terikat dengan kegiatan formal yang sudah terjadwal,” kata Nyoman di Mataram, Rabu (26/3).
Meski tidak ada open house resmi, masyarakat tetap dapat bersilaturahmi dengan wali kota dan wakil wali kota. Justru, tanpa jadwal khusus, pejabat, ASN, dan warga memiliki kebebasan waktu untuk bertemu kepala daerah.
"Jika ada warga yang mau datang bersilaturahmi, silakan, karena waktunya tidak harus pada jadwal resmi open house," ujarnya.
Menurutnya, kebijakan ini juga memberi kesempatan bagi pejabat dan ASN untuk mudik atau berkumpul dengan keluarga tanpa harus menghadiri open house yang sebelumnya dijadwalkan.
"Silaturahmi dengan kepala daerah bisa dilakukan setelah kegiatan keluarga. Bahkan, pada hari pertama masuk kantor juga sudah diagendakan halal bihalal kepala daerah dengan jajaran ASN," jelasnya.
Wali Kota Mataram Mohan Roliskana menegaskan, meskipun tidak ada open house, masyarakat tetap dipersilakan bersilaturahmi kapan saja.
"Jadi tidak perlu secara khusus diadakan. Jika masyarakat mau datang, pasti kami terima," kata Mohan.
Keputusan ini diharapkan menciptakan suasana Idul Fitri yang lebih hangat dan akrab, di mana silaturahmi dapat dilakukan lebih fleksibel tanpa batasan waktu. Wali kota juga mempersilakan masyarakat datang ke kediaman pribadinya di Lingkungan Karang Sukun, Kelurahan Mataram Timur, untuk halal bihalal. (chi/r7)
Editor : Prihadi Zoldic