LombokPost—Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram mulai menggelar layanan vaksinasi bagi calon jemaah haji tahun 2025.
Vaksinasi ini dijadwalkan berlangsung selama sepekan, dari Kamis, 17 April hingga Kamis, 24 April 2025.
Layanan vaksinasi dilaksanakan serentak di 11 puskesmas yang tersebar di seluruh kecamatan di Kota Mataram.
“Vaksinasi merupakan tahapan wajib yang harus dijalani oleh seluruh calon jemaah haji,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram dr Emirald Isfihan, Rabu (16/4/2025).
Selain menjadi syarat dari Pemerintah Arab Saudi, vaksinasi juga menjadi upaya penting untuk menjaga daya tahan tubuh jemaah selama berada di Tanah Suci.
Di sana, iklim dan kerentanan penyakit berbeda dengan Indonesia.
“Vaksin Meningitis merupakan syarat utama masuk ke wilayah Arab Saudi. Selain itu, kami juga memberikan vaksin Influenza dan IPV untuk memperkuat imunitas jemaah. Semua ini kami lakukan agar para jemaah bisa beribadah dengan sehat dan aman,” ujar dr Emirald.
Ia menjelaskan, pemberian vaksin dibagi dalam dua jenis layanan. Vaksin Meningitis dan vaksin IPV dijadwalkan pada tiga hari, yaitu Kamis (17 April), Sabtu (19 April), dan Senin (21 April) 2025.
Sedangkan vaksin Influenza akan diberikan mulai Selasa hingga Kamis, tanggal 22 sampai 24 April 2025. Seluruh layanan dibuka pukul 08.00 hingga 13.00 WITA.
Adapun jenis vaksin yang diberikan, seperti meningitis diberikan untuk mencegah infeksi bakteri Neisseria Meningitidis yang bisa menyebabkan peradangan selaput otak dan sumsum tulang belakang.
“Penyakit ini sangat menular dan seringkali mewabah di tempat berkumpulnya massa besar, seperti musim haji,” paparnya.
Sementara vaksin IPV atau Inactivated Polio Vaccine bertujuan mencegah penyakit polio yang masih menjadi ancaman global di beberapa wilayah.
Adapun vaksin Influenza diberikan, mengantisipasi gangguan saluran pernapasan akibat virus influenza yang umum menyebar di area padat dan bersuhu ekstrem.
Sementara itu lokasi vaksin tersebar di 11 puskemas antara lain Dasan Agung, Babakan, Mataram, Karang Taliwang, Cakranegara. Berikutnya, puskemas Pejeruk, Selaparang, Tanjung Karang, Pagesangan, Ampenan, dan Karang Pule.
Dinkes telah menyiapkan tim medis dan vaksinator di masing-masing puskesmas untuk melayani para jemaah.
Sebelumnya, tenaga kesehatan telah mendapat pembekalan teknis agar proses vaksinasi berjalan lancar dan sesuai dengan prosedur standar pelayanan kesehatan.
“Petugas kami sudah siap di lapangan. Mereka juga dibekali dengan pelatihan dan antisipasi jika ada jemaah yang mengalami reaksi pasca imunisasi. Kami berharap seluruh proses berjalan tertib dan para jemaah merasa nyaman,” tambah dr Emirald.
Dinkes juga mengimbau para jemaah agar datang sesuai jadwal yang ditetapkan.
Mereka diminta membawa KTP, kartu identitas jemaah, dan dokumen pendukung lainnya.
Selain itu, jemaah juga diminta untuk sarapan terlebih dahulu sebelum vaksinasi agar kondisi tubuh tetap prima saat menerima suntikan.
“Kami ingin pelayanan ini berjalan cepat dan tertib. Karena itu, mohon kerja sama dari seluruh jemaah untuk mengikuti arahan petugas di lokasi vaksinasi,” tegasnya.
Pelaksanaan vaksinasi ini merupakan bagian dari persiapan keberangkatan haji yang tengah berlangsung di Kota Mataram.
Setelah vaksinasi selesai, para jemaah dijadwalkan akan mengikuti kegiatan manasik haji yang digelar oleh Kementerian Agama sebagai bagian dari pembekalan spiritual dan teknis sebelum berangkat ke Tanah Suci. (zad)
Editor : Kimda Farida