Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pemkot Mataram Sudah Siapkan Anggaran Pembangunan Dapur MBG, Tapi Lahan Belum Jelas

nur cahaya • Jumat, 25 April 2025 | 17:10 WIB

 

MAKAN GRATIS: Pelajar SMPN 8 Kota Mataram saat menyantap makan bergizi gratis beberapa waktu lalu. 
MAKAN GRATIS: Pelajar SMPN 8 Kota Mataram saat menyantap makan bergizi gratis beberapa waktu lalu. 
 

LombokPost-Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram menerima surat edaran dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait penyiapan lahan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sekretaris Daerah Kota Mataram Lalu Alwan Basri mengungkapkan, saat ini pihaknya sedang mencari lokasi yang sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.

“Kita sedang mencari lokasi yang tepat untuk pembangunan dapur program Makan Bergizi Gratis ini,” ujar Lalu Alwan Basri, Kamis (24/4).

Ia menjelaskan, surat edaran dari Mendagri mencantumkan sejumlah persyaratan spesifik terkait lahan yang dibutuhkan.

Luas lahan ideal antara 800 hingga 1.000 meter persegi dan lokasinya harus berada dalam radius dekat dengan sekolah yang menampung sekitar 3.000 siswa.

Estimasi waktu tempuh maksimal 20 menit.

“Persyaratan-persyaratan ini menjadi acuan utama kami dalam melakukan pencarian. Kami akan meneliti ketersediaan lahan yang memenuhi kriteria tersebut di wilayah Kota Mataram,” tegasnya.

Pemkot Mataram menargetkan proses pencarian lahan rampung hingga akhir tahun ini.

Jika dalam prosesnya ditemukan kendala terkait ketersediaan lahan dan memerlukan pembebasan, langkah tersebut akan dipertimbangkan secara matang.

Photo
Photo

Lalu Alwan juga menegaskan, lahan yang sudah ada di lingkungan sekolah tidak dapat dimanfaatkan karena program MBG memiliki prototipe dapur tersendiri yang membutuhkan infrastruktur pendukung seperti air bersih dan listrik.

“Apabila memang ada lahan yang sesuai, tentu akan segera kita tindak lanjuti pembangunannya,” imbuhnya.

Saat ini, Pemkot Mataram belum memiliki gambaran pasti mengenai wilayah yang akan menjadi lokasi pembangunan dapur MBG.

“Belum ada lokasi, karena surat edarannya juga baru kami terima,” jelasnya.

Terkait anggaran pembangunan dapur, Alwan memastikan alokasi dana akan disiapkan.

Hal ini sejalan dengan upaya efisiensi anggaran yang telah dilakukan Pemkot Mataram, sebagaimana tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025.

Efisiensi anggaran sebelumnya mencapai sekitar Rp 31 miliar.

Dana yang saat ini ditunda penggunaannya itu berpotensi dialokasikan untuk sektor prioritas seperti pendidikan, kesehatan, dan sarana prasarana, termasuk pembangunan dapur MBG.

“Anggaran pasti akan kita siapkan. Efisiensi yang sudah kita lakukan akan kita alihkan untuk kebutuhan-kebutuhan prioritas, termasuk program Makan Bergizi Gratis ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, Pejabat Sementara Perwira Seksi Teritorial Komando Distrik Militer 1606/Mataram Kapten Infanteri Jamuhur mengatakan, dibutuhkan 30 dapur untuk mengakomodasi pelaksanaan MBG di Kota Mataram.

“Rencananya akan ada sekitar 30 titik di Kota Mataram dengan jumlah penerima manfaat di Kota Mataram sekitar 102 ribu orang,” kata Jamuhur.

Saat ini, baru ada tiga dapur yang tersedia di Kota Mataram, yaitu di Asrama Zipur, Gebang, dan Sekarbela.

Jumlah tersebut belum mencukupi untuk mengakomodasi seluruh sasaran program.

Namun, Jamuhur menegaskan, penyiapan dapur akan dilakukan secara bertahap karena banyak persyaratan yang harus dipenuhi.

“Ketika sudah betul-betul siap, tidak merugikan anak-anak,” tandasnya. (chi/r7)

Editor : Kimda Farida
#dapur #Makan Bergizi Gratis #Lahan #Mbg #Mataram #waktu tempuh #Ketersediaan