Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kongkret, Wali Kota dan Lombok Post Rancang Kompetisi Antarlingkungan demi Bangun Mataram dari Akar

Lalu Mohammad Zaenudin • Senin, 19 Mei 2025 | 20:38 WIB
APRESIASI KINERJA: Direktur Lombok Post Alfian Yusni memberikan pigura pencapaian pembangunan 5 tahun terakhir pada Wali Kota Mataram Mohan Roliskana, Senin (19/5/2025)
APRESIASI KINERJA: Direktur Lombok Post Alfian Yusni memberikan pigura pencapaian pembangunan 5 tahun terakhir pada Wali Kota Mataram Mohan Roliskana, Senin (19/5/2025)

 

LombokPost – Pemerintah Kota Mataram dan media massa terbesar di NTB Lombok Post, bersepakat untuk menjalin kolaborasi strategis dalam membangun kota dari akar: lingkungan dan kampung-kampung.

Kesepahaman itu lahir dalam pertemuan hangat antara Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana, dan Direktur Lombok Post, Alfian Yusni, yang berlangsung di Ruang Kerja Wali Kota, Senin (19/5/2025).  Dalam pertemuan tersebut terbangun diskusi intens tentang peran media dalam pembangunan, sekaligus menggagas sebuah gerakan baru berbasis lingkungan.

“Kita tidak bisa membangun kota hanya dari pusat pemerintahan. Harus dimulai dari bawah, dari lingkungan-lingkungan. Setiap kampung punya potensi dan karakternya masing-masing,” kata Wali Kota Mohan Roliskana.

Fokusnya adalah menjadikan setiap lingkungan memiliki ciri khas pembangunan—baik dari sisi kebersihan, kesehatan, pendidikan, hingga inovasi masyarakat.

“Jangan sampai kita bangun kota ini hanya dengan beton dan aspal. Kita perlu semangat warga, kreativitas lokal, dan kebanggaan pada lingkungan sendiri,” tegas Mohan.

Salah satu gagasan yang tengah dibahas adalah membuat kompetisi lingkungan terbaik, di mana tiap kampung atau lingkungan akan diberi kesempatan menunjukkan inovasinya masing-masing. Lingkungan terbaik nantinya akan diumumkan bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Kota Mataram, dan berpeluang mendapat dukungan insentif pembangunan lanjutan.

“Ini bukan soal lomba biasa. Tapi bagaimana membangun sense of belonging warga terhadap lingkungannya sendiri. Kalau semua bergerak dari bawah, kita tidak butuh instruksi besar, tapi energi masyarakat akan mengalir sendiri,” ujar Mohan.

Direktur Lombok Post, Alfian Yusni, menyampaikan kolaborasi ini sebagai komitmen dari Lombok Post sebagai media pertama dan terbesar di NTB dalam mendukung pembangunan oleh pemerintah daerah. Konsep kolaborasi segar ini akan membangkitkan semangat pembangunan dari lingkungan dan kampung yang ada di Kota Mataram.

Dalam suasana hangat pembicaraan kolaborasi ini diharapkan dapat membuat  pembangunan tidak hanya terpusat pada kebijakan struktural, tetapi juga bertumpu pada kekuatan sosial dan inovasi warga di tingkat lingkungan. “Kami dari Lombok Post melihat pentingnya membangun kota dari bawah. Lingkungan dan kampung bukan hanya ruang hidup, tapi juga pusat ide dan inovasi. Di situlah wajah Mataram sebenarnya terbentuk,” kata Alfian Yusni.

Salah satu poin utama dalam usulan tersebut adalah menciptakan gerakan kolektif lintas sektor untuk menghidupkan kembali potensi lingkungan-lingkungan di Kota Mataram—baik dalam bidang kebersihan, kesehatan, pendidikan, kreativitas warga, maupun estetika.

Untuk merealisasikan gagasan tersebut, kedua pihak sepakat membentuk tim kecil yang akan bertugas merancang program secara teknis. Salah satu rencana awalnya adalah membuat kompetisi antar-lingkungan, di mana tiap lingkungan akan diberi ruang untuk menampilkan karakter khasnya, baik dari sisi tata kelola kebersihan, inovasi masyarakat, hingga peran serta warga dalam pembangunan.

Gerakan ini sekaligus menandai babak baru peran media dalam pembangunan daerah. Tidak lagi sekadar sebagai penyampai kabar, tapi menjadi motor pemicu perubahan sosial bersama pemerintah dan masyarakat. (r6)

Editor : Prihadi Zoldic
#Kota Mataram #kolaborasi #Alfian Yusni #Kesehatan #lingkungan #Lombok Post #Mohan Roliskana #kampung