Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Terungkap, Mahasiswi Bidikmisi UIN Mataram Dilecehkan Dosen WJ di Kamar Asrama dan Ruang Rapat

nur cahaya • Jumat, 23 Mei 2025 | 12:25 WIB

 

OLAH TKP: Oknum dosen berinisial WJ berjalan ke luar dari ruangan saat olah TKP di kampus UIN, Kamis (22/5). 
OLAH TKP: Oknum dosen berinisial WJ berjalan ke luar dari ruangan saat olah TKP di kampus UIN, Kamis (22/5). 

LombokPost - Penyidik Ditreskrimum Polda NTB melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) atas kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret oknum dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram berinisial WJ, Kamis (22/5).

Polisi melakukan olah TKP di sejumlah ruangan di sekitar kawasan asrama mahasiswa UIN.

Olah TKP dilakukan di kamar terlapor dan ruang sekretaris.

Baca Juga: Polisi Periksa Dosen UIN Mataram yang Cabuli Sejumlah Mahasiswi Bidikmisi

"Tempat pertama dilakukan di kamar terlapor. Kedua di ruang sekretariat," kata Dirreskrimum Polda NTB Kombes Pol Syarif Hidayat. 

Total ada sebanyak 65 adegan yang dilakukan. Adegan pertama dilakukan di kamarnya.

"Di situ ada 49 reka adegan yang diperagakan. Di kamar tidurnya ada 4 mahasiswi yang menjadi korban," terangnya. 

Baca Juga: Jadi Tersangka, Oknum Dosen Cabuli Anak SD di Lombok Barat Dijebloskan ke Penjara

Sedangkan di ruang sekretariat, ada sebanyak 16 adegan yang dilakukan.

"Semua adegan itu memperagakan cara dan modus terlapor melakukan tindakan pelecehan seksual terhadap mahasiswi," ujarnya. 

Syarif menerangkan, kasus tersebut sudah ditingkatkan ke tahap penyidikan.

Baca Juga: Terungkap Sosok Oknum Dosen Cabul Inisial WJ di UIN Mataram yang Lakukan Pelecehan pada Mahasiswa Bidikmisi, Ternyata Sudah Berlangsung Sejak 2021

Olah TKP itu dilakukan untuk menyempurnakan proses penyidikan.

"Reka adegan itu kan menggambarkan cara melakukan tindak pidana," jelasnya. 

Sampai saat ini, polisi sudah memeriksa sejumlah saksi.

Total ada empat saksi dari korban dan yang melihat secara langsung tindakan WJ.

Baca Juga: Kembali Terjadi, Kali ini Oknum Dosen Cabul di UIN Mataram Lakukan Tindak Asusila Pada Mahasiswa di Ma’had

"Terlapor sudah kita periksa. Itu pemeriksaan awal, sebagai bentuk klarifikasi," kata dia. 

Sampai saat ini, WJ belum ditetapkan sebagai tersangka. Sebab, masih dalam proses pendalaman.

"Perlu nanti kita periksa saksi ahli juga untuk menguatkan unsur dalam pasal yang diterapkan penyidik," kata Syarif. 

Photo
Photo

Dari laporan yang diterima dari Koalisi Stop Kekerasan Seksual NTB, ada sebanyak tujuh mahasiswi yang menjadi korban. Namun baru tiga orang yang memberikan keterangan.

"Semoga cepat tuntas. Lagi kita dalami, karena bukan satu korban," harapnya. 

Ketua Koalisi Stop Kekerasan Seksual NTB Joko Jumadi mengapresiasi langkah Polda NTB mengusut kasus tersebut. Itu bentuk komitmen kepolisian menuntaskan kasus soal tindak pidana kekerasan seksual.

Baca Juga: Alat Bukti Dosen Diduga Cabuli Anak SD di Lombok Barat Dinilai Sudah Kuat

"Penanganan kasus ini sangat cepat. Kami apresiasi langkah Polda NTB," kata Joko. 

Berdasarkan laporan yang diterima dari para korban, kejadian pelecehan seksual mulai ini terjadi sejak tahun 2021 hingga 2024. Dosen WJ itu beraksi di asrama putri saat malam hari.

"Sebagian besar korban merupakan mahasiswa Bidikmisi.

Modus pelaku melancarkan aksinya dengan melakukan pendekatan psikologis. 

Photo
Photo

Memanipulasi dengan meminta para korban menganggapnya sebagai ayah.

"Tak ada yang sampai disetubuhi," tandasnya. (arl/r5)

Editor : Jelo Sangaji
#saksi #polda ntb #adegan #tkp #dosen