LombokPost - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram mengatakan Kota Mataram kekurangan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Tak main-main, BKPSDM Kota Mataram mengatakan Kota Mataram kekurangan 4.800 tenaga ASN.
Kekurangan tenaga ASN ini rupanya hampir secara merata terjadi di semua sektor pelayanan masyarakat mulai dari pendidikan, tenaga teknis hingga kesehatan.
Hal ini dikarenakan jumlah ASN di Kota Mataram yang terus menerus berkurang setiap tahunnya.
Beberapa faktor disebutkan menjadi penyebab Kota Mataram yang mengalami kekurangan tenaga ASN.
Salah satunya adalah ASN Kota Mataram yang memasuki masa pensiun dan harus purna tugas.
Diketahui sebanyak 200 PNS Kota Mataram akan memasuki masa pensiun di tahun ini.
PNS yang masuk dalam masa pensiun membuat jabatan ASN menjadi kosong dan kekurangan tenaga ASN di Kota Mataram.
Kekurangan tenaga ASN ini tentunya memiliki dampak terhadap pelayanan publik di Kota Mataram.
Tak hanya itu, kekurangan tenaga ASN ini juga berdampak pada ASN yang akhirnya merangkap jabatan untuk mengisi jabatan yang kosong tersebut.
Rangkap jabatan ini membuat ASN menjadi kewalahan dalam menghandle tugas utamanya.
Kepala BKPSDM Kota Mataram Taufik Priyono menjelaskan Pemkot Mataram banyak kekurangan tenaga bendahara.
Padahal bendahara merupakan posisi yang sangat krusial dalam pengelolaan keuangan daerah.
Meski kekurangan banyak tenaga ASN namun Pemkot Mataram tidak dapat begitu saja melakukan perekrutan tenaga ASN.
Baca Juga: Hasil Seleksi PPPK Tahap II Pemprov NTB Diumumkan, Hanya 44 Honorer yang Lulus
Hal ini dikarenakan Pemkot Mataram tidak punya kewenangan mandiri untuk merekrut ASN dan harus melibatkan Pemerintah Pusat.
"Kepegawaian sifatnya terpusat, sehingga pemerintah daerah tidak bisa berinovasi sendiri untuk mengangkat pegawai," terang Taufik.
Taufik juga menjelaskan, perekrutan ASN harus melihat keuangan kemampuan daerah.
Untukmitu, perekrutan tenaga ASN bergantung pada kemampuan keuangan daerah atau APBD.
"Pengangkatan pun bergantung pada kemampuan keuangan daerah," sambung Taufik.
Kota Mataram saat ini memiliki 5.580 tenaga ASN yang terdiri dari 1.249 tenaga PPPK dan 4.331 tenaga PNS.
Terakhir Pemkot Mataram menambah 644 tenaga ASN dengan 433 tenaga PPPK dan 91 tenaga CPNS.
Editor : Siti Aeny Maryam