Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Penyewaan Bencingah RTH Pagutan Tarif Terjangkau di Angka Rp 3,5 Juta

Lombok Post Online • Selasa, 5 Agustus 2025 | 21:46 WIB

 

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
 

LombokPost – Hingga setengah tahun berjalan, target pendapatan dari sewa RTH Pagutan yang semula ditetapkan sebesar Rp 50 juta sudah terlampaui.

Hingga semester pertama tahun ini, pendapatan yang berhasil diraup bahkan telah mencapai angka Rp 53 juta.

Capaian ini membuat DLH berani menaikkan target pendapatan untuk tahun ini.

“Sampai saat ini, makanya saya untuk penyewaan itu berani menaikkan target,” kata Kepala DLH Kota Mataram Nizar Denny Cahyadi saat ditemui, Senin (4/7). 

Ia menyebut, melihat antusiasme masyarakat yang tinggi, pihaknya berencana meningkatkan target penyewaan menjadi Rp 75 juta hingga akhir tahun.

Padahal, ini merupakan tahun pertama Pemkot Mataram secara resmi memanfaatkan bencingah yang ada di RTH Pagutan untuk disewakan.

 Baca Juga: Wisata Mataram Berbasis Komunitas Bakal Tampil Beda, Kendaraan Klasik Serbu RTH Pagutan

“Baru pertama kali kita mulai sewakan,” terangnya. 

Keberanian DLH meningkatkan target bukan tanpa alasan. Lokasi bencingah yang strategis, ditambah dengan fasilitas RTH yang asri, menjadikannya pilihan favorit bagi masyarakat.

Hal ini terlihat dari banyaknya pemesanan dan antrean panjang yang harus dilalui oleh para calon penyewa. “Sudah banyak yang booking dan mengantre untuk menggunakan bencingah tersebut," ucapnya.

 Baca Juga: Jalan-jalan ke RTH Pagutan Yuk! Pemkot Mataram Siapkan Fasilitas Edukasi dan Rekreasi untuk Pengunjung

Denny menjelaskan, tarif sewa yang ditawarkan terjangkau, yakni Rp 3,5 juta untuk sekali pakai. Angka ini berlaku seragam, tanpa membedakan jenis acara.

Baik itu resepsi pernikahan, kegiatan kemasyarakatan, maupun acara lainnya, semuanya dikenakan tarif yang sama. "Semua sewanya segitu," jelasnya. 

Tarif tersebut sudah termasuk layanan kebersihan dan keamanan selama acara berlangsung. Pihak DLH berkomitmen memastikan kenyamanan dan kelancaran setiap kegiatan yang diselenggarakan di bencingah RTH Pagutan.

Pendapatan yang diperoleh dari penyewaan ini tidak masuk ke kas daerah secara langsung, melainkan digunakan menunjang operasional dan pemeliharaan RTH Pagutan. Hal ini memastikan RTH tetap terawat dan bersih demi kenyamanan publik.

"Itu kan kembali lagi ke RTH nya, operasional dan lain-lain,” terangnya. 

Di sisi lain, Denny juga mengakui adanya kendala terkait jumlah tenaga kebersihan yang ada saat ini. Dengan luasan RTH Pagutan yang mencapai 8,6 hektare, petugas kebersihan yang tersedia hanya 5 orang. 

Angka ini jauh dari ideal yang seharusnya mencapai 20 orang. Oleh karena itu, DLH Kota Mataram telah mengusulkan penambahan 5 orang petugas kebersihan baru untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

“Ya kita baru minta 5 dulu lah,” jelasnya.

 

FAMILY TIME: Pengunjung Ruang Terbuka Hijau Pagutan Mataram sedang menikmati waktu berdama keluarga, beberapa waktu lalu. 
FAMILY TIME: Pengunjung Ruang Terbuka Hijau Pagutan Mataram sedang menikmati waktu berdama keluarga, beberapa waktu lalu. 

Sementara itu, untuk pengelolaan parkir di kawasan RTH Pagutan, Denny menjelaskan, DLH bekerja sama dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram. Kerja sama ini memastikan area parkir dikelola dengan baik dan tertib, memberikan kenyamanan tambahan bagi pengunjung yang datang.

“Kalau itu tidak masuk ke kami,” tambahnya. 

Terpisah, Koordinator DLH Kota Mataram Akhir Suryanto mengatakan, timnya kekurangan tenaga untuk melakukan penyisipan, perawatan, dan pemeliharaan taman. Saat ini, hanya ada enam petugas yang bekerja, padahal idealnya dibutuhkan setidaknya sepuluh orang. 

“Kalau sekarang ini baru enam orang saja," ungkapnya.

Akhir menambahkan, RTH Pagutan sedang ramai pengunjung dalam beberapa bulan terakhir. Menurutnya, hal ini kemungkinan karena RTH Pagutan sedang viral di media sosial. 

“Ya mungkin lagi viral ya. Dan memang nyaman," tandasnya. (chi/r9)

Editor : Siti Aeny Maryam
#Pendapatan #Penyewaan #Pagutan #rth #Mataram #target