LombokPost – Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pagutan akan bertransformasi menjadi semacam kebun binatang mini.
Selain dilengkapi dengan berbagai fasilitas rekreasi, RTH seluas 8,6 hektare ini bakal punya koleksi hewan.
Dinas teknis berencana membangun kandang rusa dan aviari atau kandang burung raksasa menambah daya tarik bagi pengunjung.
"Kita akan buatkan kandang rusa, lokasinya itu di sebelah selatan,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram Nizar Denny Cahyadi.
Denny mengatakan pembangunan kandang rusa akan segera dimulai tahun 2025. Lokasinya akan berada di sebelah selatan RTH Pagutan.
Keputusan ini diambil setelah Pemkot Mataram memindahkan tiga ekor rusa yang menjadi lambang Provinsi NTB dari Pendopo Wali Kota ke RTH Pagutan.
Sebelumnya, rusa tersebut didapatkan dari hibah Kabupaten Sumbawa sebanyak dua ekor dan satu ekor dari masyarakat.
“Kami punya tiga tapi mati satu jadi dua, tapi sekarang rusa itu sudah beranak jadi tiga,” jelasnya.
Ia menambahkan, Wali Kota Mataram Mohan Roliskana juga telah mengajukan permintaan tambahan rusa ke Kabupaten Sumbawa.
Denny menjelaskan, saat ini tiga ekor rusa tersebut ditempatkan di area tertutup RTH Pagutan.
Keberadaan rusa sengaja tidak diekspos secara luas. “Memang tidak terekspos, kita tempatkan di tempat yang tertutup,” katanya.
Penempatan di area tertutup ini bertujuan agar rusa tidak berkeliaran dan mengganggu kenyamanan pengunjung. Namun, dengan dibangunnya kandang rusa yang permanen, hewan-hewan ini nantinya dapat dilihat dan menjadi salah satu daya tarik utama RTH Pagutan.
Selain kandang rusa, RTH Pagutan juga akan dilengkapi dengan aviari raksasa. Aviari tersebut akan dibangun di sebelah selatan danau dengan ukuran yang cukup besar, sekitar 8x25 meter.
Berbagai jenis burung nantinya akan mengisi aviari tersebut. “Satu aviari saja tapi besar,” terangnya. (chi/r9)
Editor : Pujo Nugroho