LombokPost - Balai Kota Mataram menjadi panggung diplomasi. Wali Kota Mataram Mohan Roliskana menerima kunjungan resmi pertama Konsul Jenderal Amerika Serikat di Surabaya Christopher Green.
Dalam lawatan perdana itu, Green menyoroti persoalan sampah yang disebutnya sebagai isu global. Ia menawarkan peluang kolaborasi melalui teknologi dan investasi Amerika di bidang pengelolaan limbah.
“Kami melihat teknologi Amerika bisa diterapkan di sini, baik berupa sistem maupun investasi untuk membantu penanganan sampah,” kata Green.
Ia juga menyebut sektor pendidikan, pertanian, dan perdagangan berpotensi menjadi area kerja sama baru.
Mohan menegaskan, Mataram membutuhkan dukungan konkret agar kunjungan ini tidak berhenti pada seremoni. “Kota berkembang pesat, penduduk bertambah, dampak paling nyata adalah persoalan sampah. Kami harap ada tindak lanjut berupa dukungan teknologi dan investasi,” ujarnya.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Mataram, M Nazaruddin Fikri, menilai pertemuan ini sebagai pintu masuk menuju kerja sama strategis. “Lingkungan hidup jadi prioritas, peluang menghadirkan swasta Amerika terbuka, terutama yang berpengalaman menangani isu sampah,” katanya.
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin