LombokPost – Dinas Dukcapil Kota Mataram dituntut tingkatkan kualitas layanan. Fokus utama meliputi penyederhanaan prosedur, percepatan layanan online, dan penguatan pengaduan.
“Bagi Dukcapil, perbaikan layanan harus terasa warga langsung,” ujar Mansur, Rabu (17/9).
KemenPANRB menekankan pentingnya evidence dari tiap instansi. Bukti konkret pelayanan menjadi syarat utama dalam evaluasi PEKPPP 2025.
Dukcapil Mataram menyiapkan strategi jemput bola bagi warga. Layanan administrasi diberikan langsung di lokasi bencana dan permukiman.
Kota Mataram berkomitmen memperkuat transparansi serta kedekatan layanan. Catatan keberhasilan Dukcapil diharapkan jadi benchmark daerah lain.
“Pelayanan publik yang baik memperkuat kepercayaan warga pemerintah,” kata Mansur.
Evaluasi tahun ini diproyeksikan tidak hanya menghasilkan laporan. Pemerintah pusat ingin memastikan perbaikan benar-benar dirasakan masyarakat.
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin