LombokPost – Karang Taruna Kota Mataram dibekali materi strategis dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) yang berlangsung 15–19 September 2025. Melalui kegiatan ini, pemuda diarahkan menjadi kekuatan moral, kontrol sosial, sekaligus agen perubahan di tengah masyarakat.
“Pemuda harus hadir sebagai solusi dari permasalahan sosial di lingkungannya,” tegas Kepala Dinas Sosial Kota Mataram Lalu Samsul Adnan, di sela acara, Senin (15/9).
Samsul menjelaskan, pemuda memiliki energi, ide, dan akses teknologi yang bisa menjadi modal besar menghadapi tantangan zaman. Karang Taruna disebut bukan sekadar wadah berkumpul, melainkan instrumen penting untuk menggerakkan kesejahteraan sosial masyarakat.
“Pemuda harus menjadi teladan yang mampu menegakkan nilai moral di lingkungannya,” ujarnya.
Bimtek juga menekankan lima langkah agen perubahan bagi pemuda: peduli masyarakat, mengembangkan ilmu pengetahuan, menjaga lingkungan, menumbuhkan kewirausahaan, serta menjadi pelopor.
“Jika pemuda terlibat aktif, percepatan pembangunan kota akan jauh lebih terasa,” harapnya.
Selain itu, peserta Bimtek dibekali tiga inti pelayanan kepemudaan: penyadaran, pemberdayaan, dan pengembangan. Tujuannya agar pemuda kritis terhadap perubahan, produktif, dan mampu memimpin gerakan sosial.
“Dengan pola ini, mereka bukan hanya sibuk dengan dirinya sendiri, tapi ikut memastikan lingkungannya sehat, produktif, dan sejahtera,” jelas Samsul.
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin