Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Sumber Daya Manusia yang Minim Jadi Tantangan Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas

Nurul Hidayati • Selasa, 23 September 2025 | 12:40 WIB
Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post

LombokPost — Pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) digalakkan pemerintah pusat yang sangat diminati masyarakat ternyata menghadapi kendala serius, yaitu kekurangan sumber daya manusia (SDM).

Hal ini dikarenakan beban kerja para tenaga kesehatan yang sudah ada menjadi berlipat ganda.

Dimana mereka harus melayani pasien di puskesmas sekaligus turun ke lapangan posyandu maupun CKG ke sekolah-sekolah untuk menjangkau masyarakat dan siswa di sekolah.

Kendala utama yang menghambat optimalisasi layanan ini adalah keterbatasan SDM.

Kepala Puskesmas Babakan, drg. Vembriane Vaerus Rafani, mengakui kekurangan SDM menjadi tantangan utama dalam memberikan pelayanan maksimal CKG.

"Pekerjaan tenaga kesehatan yang sudah ada menjadi terbagi. Mereka harus melayani pasien di Puskesmas dan juga harus turun langsung ke lapangan," jelas drg. Vembriane.

Kondisi ini berpotensi memengaruhi kualitas layanan yang diberikan. Pembagian tugas yang tidak seimbang ini berpotensi mengurangi kualitas pelayanan dan membuat para nakes kewalahan.

Untuk mengatasi permasalahan ini, pihak Puskesmas Babakan telah mengajukan permohonan penambahan SDM kepada pemerintah daerah.

Pengajuan ini diharapkan dapat disetujui agar layanan CKG bisa berjalan maksimal tanpa mengorbankan kualitas.

"Kami sudah mengajukan permohonan penambahan SDM agar bisa memberikan layanan maksimal pada program CKG pemerintah pusat ini," ungkapnya.

Langkah ini diambil sebagai upaya Puskesmas Babakan untuk memastikan program CKG dapat berjalan dengan optimal dan menjangkau lebih banyak masyarakat, sesuai dengan target yang ditetapkan pemerintah.

Harapannya, dengan adanya penambahan SDM, layanan kesehatan gratis ini bisa dinikmati seluruh warga tanpa kendala berarti.

Program CKG sendiri sangat vital bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang kesulitan biaya untuk melakukan pemeriksaan rutin.

Dengan adanya layanan ini, masyarakat dapat mendeteksi penyakit sejak dini, seperti masalah kolesterol, gula darah, tekanan darah, hingga skrining kanker payudara, kanker leher rahim, dan kanker paru.

"Kami berharap dengan adanya tambahan SDM nantinya, kami bisa memberikan layanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat," tutup drg. Vembriane.

Kepala Puskesmas Babakan, drg. Vembriane Vaerus Rafani, mengakui kekurangan SDM menjadi tantangan utama dalam memberikan pelayanan maksimal CKG. (NURUL/LOMBOK POST)
Kepala Puskesmas Babakan, drg. Vembriane Vaerus Rafani, mengakui kekurangan SDM menjadi tantangan utama dalam memberikan pelayanan maksimal CKG. (NURUL/LOMBOK POST)

Program CKG ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengalihkan fokus dari pengobatan kuratif ke pencegahan promotif.

Namun, tanpa dukungan SDM yang memadai, tujuan mulia ini akan sulit tercapai.

Keberhasilan program ini kini sangat bergantung pada kebijakan pemerintah pusat dalam memenuhi kebutuhan SDM di fasilitas kesehatan seperti Puskesmas Babakan.

Editor : Kimda Farida
#cek kesehatan gratis #Pelayanan #CKG #pemerintah #tantangan #sdm