LombokPost – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI tingkat Kota Mataram resmi dibuka Minggu malam (21/9) di Lapangan Karang Pule, Sekarbela. Wali Kota Mataram Mohan Roliskana menegaskan, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan benteng moral masyarakat.
“MTQ bukan sekadar ajang prestasi,” tegas Mohan dalam sambutannya.
Ia mengingatkan, sejak pertama kali digelar, MTQ konsisten menjaga tradisi religius. Meski arus modernisasi terus bergerak, semangat itu disebutnya tidak pernah pudar.
“Yang berubah hanyalah lingkungan dan usia kita,” ujarnya.
Mohan menekankan, tantangan generasi sekarang semakin berat. Kemampuan akademik memang penting, namun tidak cukup tanpa nilai moral yang kuat.
Baca Juga: MTQ XXXI Mataram Pecah Meriah, Pedagang Loang Baloq Panen Berkah!
Menurutnya, Alquran harus menjadi panduan utama. “Kita ingin kota ini tumbuh bermoral,” ucapnya.
Lampu sorot menerangi panggung utama malam itu. Lantunan ayat suci menggema penuh khidmat, meneguhkan keyakinan bahwa Alquran bukan hanya bacaan, tetapi pedoman hidup.
“MTQ juga dakwah untuk kehidupan sehari-hari,” kata Mohan.
Ia berharap MTQ mempererat ukhuwah warga Mataram. Spirit kebersamaan dipandang sama pentingnya dengan raihan prestasi. “Semoga MTQ menumbuhkan ukhuwah,” harapnya.
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin