Mataram Punya Big Data Perumahan Pertama di NTB, Semua Rumah Kini Terdata hingga ke Atap dan Pagar!

Lalu Mohammad Zaenudin • Dipublikasikan Jumat, 10 Oktober 2025 | 15:06 WIB
Kepala Dinas Perkim Kota Mataram M Nazaruddin Fikri saat menjelaskan tentang model pendataan.
Kepala Dinas Perkim Kota Mataram M Nazaruddin Fikri saat menjelaskan tentang model pendataan.

LombokPost – Setelah penantian panjang sejak pascagempa 2018, mimpi membangun basis data perumahan akhirnya terwujud. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Mataram kini resmi memiliki sistem pendataan rumah paling lengkap dalam sejarah kota.

“Sesuai arahan Bapak Wali Kota, pendataan rumah harus detail dan menyeluruh,” kata Kepala Dinas Perkim Kota Mataram M. Nazaruddin Fikri, Rabu (8/10).

Proyek ini berawal dari keresahan Wali Kota Mohan Roliskana yang melihat program perbaikan rumah tak layak huni belum berdampak signifikan. Akurasi data dianggap menjadi kunci dalam penentuan intervensi bantuan.

“Ini bukan proyek instan, tapi hasil proses panjang,” jelasnya.

Pendataan meliputi seluruh rumah di 50 kelurahan. Dari jumlah itu, 21 kelurahan telah selesai dalam tahap pertama, sedangkan sisanya tengah dikerjakan.

Sistem big data mencatat setiap bagian rumah secara terperinci, mulai dari atap, kolom, dinding, hingga lantai. Semua terintegrasi dalam sistem digital agar mudah diverifikasi.

“Profil pemilik rumah juga didata lengkap, mencakup KK, KTP, dan identitas lainnya,” terangnya.

Kondisi pagar, pondasi, hingga struktur bangunan ikut dimasukkan dalam basis data.

“Dengan sistem ini kita tahu kondisi rumah hingga hal terkecil,” ujarnya.

Hasil pendataan itu akan menjadi fondasi seluruh kebijakan perumahan di Mataram. “Program ini bukan hanya administrasi, tapi dasar pembangunan kota berbasis data,” tambahnya.

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
Perkim Mataram kebijakan berbasis data big data perumahan pendataan rumah Mohan Roliskana