LombokPost – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram terus berinovasi dalam memberikan layanan publik yang cepat dan ramah. Melalui program MELATIKU (Melahirkan Dapat Tiga Dokumen), para ibu kini bisa langsung membawa pulang tiga dokumen penting tanpa harus datang ke kantor Dukcapil.
“Melalui kerja sama dengan 15 fasilitas kesehatan di Kota Mataram, layanan MELATIKU hadir di ruang bersalin,” kata Kepala Dinas Dukcapil Kota Mataram, Dr. H. Mansur, S.H., M.H., Senin (13/10).
Program yang diluncurkan sejak 2022 ini menjadi jembatan antara layanan kesehatan dan administrasi kependudukan. Rumah sakit dan puskesmas bertugas mengumpulkan data bayi baru lahir untuk diteruskan ke Dukcapil.
“Begitu bayi lahir, pihak rumah sakit langsung berkoordinasi dengan kami,” jelas Mansur.
Petugas Dukcapil bahkan siap jemput bola jika dibutuhkan, memastikan dokumen diterbitkan cepat dan akurat. Para ibu kini bisa langsung membawa Akta Kelahiran, Kartu Keluarga (KK), dan Kartu Identitas Anak (KIA) saat pulang dari rumah sakit.
“Jadi ibu tidak perlu repot datang ke kantor, semua sudah siap saat pulang,” ujarnya.
Kerja sama MELATIKU melibatkan RSUD Provinsi NTB, RSUD Kota Mataram, seluruh puskesmas, dan rumah sakit swasta seperti RS Harapan Keluarga, RSIA Tresna, hingga Siloam Hospitals.
Capaian program ini terus meningkat setiap tahun. Sepanjang 2025, tercatat 1.493 akta kelahiran telah diterbitkan melalui layanan MELATIKU. “Angka ini menunjukkan efektivitas pelayanan yang nyata,” ucap Mansur.
Menurutnya, inovasi ini bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga pemenuhan hak identitas anak sejak lahir. “Kami ingin setiap anak tercatat secara sah sejak hari pertama,” tegasnya.
Ke depan, Dukcapil akan memperkuat integrasi digital dengan seluruh rumah sakit untuk meningkatkan efisiensi dan memperluas cakupan layanan MELATIKU di seluruh wilayah Mataram.
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin