LombokPost – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram menerapkan strategi pengerjaan segmental dalam proyek perbaikan Jalan Swadaya di lingkungan Kekalik. Langkah ini dipilih agar aktivitas harian warga tetap berjalan meskipun jalan sedang dalam proses rehabilitasi.
Kepala Dinas PUPR Kota Mataram Lale Widiahning mengatakan Jalan Swadaya merupakan jalur vital yang digunakan masyarakat untuk aktivitas ekonomi dan pendidikan. “Kami atur ritme pekerjaan dengan mempertimbangkan mobilitas warga,” jelasnya, Senin (20/10).
Pengerjaan dimulai dari pembongkaran bertahap lapisan jalan lama agar tidak menutup akses total pengguna jalan. Ekskavator hanya diterjunkan pada titik yang sudah ditentukan untuk menggali pondasi dan menyiapkan lokasi pemasangan saluran air.
Komponen u-ditch lalu diturunkan secara bertahap mengikuti alur pengerjaan segmental agar tidak menghambat arus kendaraan. Langkah ini memastikan pengerjaan tetap berjalan tanpa menimbulkan keluhan dari warga.
Selain itu, PUPR menyiapkan jalur alternatif terbatas dan pembatas jalan sementara sebagai pengamanan area konstruksi. Papan informasi proyek ditempatkan pada titik yang mudah terlihat oleh pengendara.
Untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan warga, sosialisasi dilakukan bersama RT, RW, dan tokoh lingkungan. Informasi disampaikan secara berkala agar masyarakat memahami tujuan dan tahapan pekerjaan jalan.
PUPR memastikan seluruh proses tetap dalam pengawasan teknis ketat agar kualitas hasil akhir sesuai standar. Penyusunan u-ditch dilakukan presisi agar saluran tidak bergeser saat dialiri air dalam volume besar.
Setelah sistem drainase terpasang, konstruksi permukaan jalan akan diperbaiki secara berkala hingga siap dilapisi hotmix. Tahapan ini dipastikan berlangsung setelah saluran air diuji dalam kondisi hujan.
Proyek ini diharapkan dapat menciptakan jalan yang lebih kuat sekaligus mengurangi risiko banjir lokal saat hujan turun deras. PUPR menegaskan peningkatan infrastruktur dilakukan tanpa mengorbankan akses publik.
“Target kami bukan hanya selesai tepat waktu, tetapi juga menghasilkan jalan yang lebih kuat dan aman digunakan,” tegas Lale.
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin