Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Paving Block dari Sampah Plastik TPST Sandubaya Tahan Bobot Truk, Mendorong Ekonomi Hijau dan Mengurangi Sampah Plastik

Lombok Post Online • Selasa, 4 November 2025 | 13:08 WIB

 

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
 

LombokPost – Dari tumpukan sampah plastik, kini lahir produk kuat yang mampu menahan beban berat hingga sekelas truk.

Inovasi itu datang dari Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Modern Sandubaya.

TPST Sandubaya yang berhasil memproduksi paving block berbahan dasar limbah plastik.

 Baca Juga: SMPN 17 Mataram Tambah Mesin Pencacah Sampah Baru, Olah Sampah Menjadi Paving Block

“Produk ini kini menjadi salah satu kebanggaan kami,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Mataram Nizar Denny Cahyadi.

Tampilannya, sekilas tampak seperti paving biasa. Namun bahan dasarnya jauh berbeda: bukan semen dan pasir, melainkan plastik daur ulang hasil olahan sampah rumah tangga.

Produk ini lahir dari proses pengolahan di TPST Modern Sandubaya. Salah satu fasilitas pengolahan sampah terlengkap di Kota Mataram.

 Baca Juga: Dinding TPST Modern Sandubaya Roboh Diterjang Banjir, Paving Block Hasil Olahan Ikut Hanyut

“Paving block plastik ini adalah hasil inovasi teman-teman, mereka bereksperimen dengan berbagai komposisi plastik hingga menemukan campuran yang solid, tahan panas, dan tahan beban berat,” terangnya.

Menurutnya, material utama yang digunakan adalah limbah plastik jenis HDPE, PP, dan LDPE. Bahan ini ada pada bungkus makanan ringan, botol air mineral, dan kantong plastik.

“Semua bahan dicacah, dilelehkan, lalu dicetak menggunakan alat pemanas dengan suhu tinggi tanpa campuran semen sama sekali,” terangnya.

 Baca Juga: Komersialisasi Paving Block Plastik Produksi TPST Sandubaya Butuh Payung Hukum

Yang membuat produk ini istimewa, bukan sekadar ramah lingkungan. Paving block plastik TPST Sandubaya telah diuji langsung di lapangan dan terbukti tahan dilindas truk.

“Paving ini kuat menahan beban hingga di atas 8 ton, dilindas truk sampah pun tidak merusaknya,” ujarnya.

Paving block konvensional dari semen biasanya mulai retak setelah terpapar tekanan berat berulang, terutama di area yang sering dilalui kendaraan besar. Namun versi plastik ini memiliki elastisitas alami yang justru membuatnya lebih tahan benturan dan tidak mudah pecah.

Selain kuat, keunggulan lain adalah bobotnya yang lebih ringan dan proses pemasangan lebih cepat. Warna hitam pekat dari plastik daur ulang juga memberikan kesan elegan dan tidak mudah kotor.

”Cocok untuk area publik, taman kota, dan fasilitas pemerintah,” terangnya.

PAVING PLASTIK: Sejumlah petugas dan warga memasang paving block hasil olahan sampah plastik produksi TPST Modern Sandubaya di halaman PPKS Putri Mandalika, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram.
PAVING PLASTIK: Sejumlah petugas dan warga memasang paving block hasil olahan sampah plastik produksi TPST Modern Sandubaya di halaman PPKS Putri Mandalika, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram.

Dinas LH menargetkan agar produk inovatif ini tidak hanya dipakai di lingkungan pemerintahan. Denny berharap dapat dimanfaatkan masyarakat luas.

“Bayangkan, sampah yang tadinya dianggap masalah, kini bisa jadi bahan bangunan yang tahan truk,” kata Nizar.

Produksi paving block plastik juga menjadi bagian dari strategi pengurangan volume sampah ke TPA Kebon Kongok. Dengan pendekatan ekonomi sirkular ini, Mataram ingin memperkuat citra sebagai kota hijau dan mandiri.

 Baca Juga: Datangkan Mesin Pencacah, SMPN 17 Mataram Sulap Sampah Plastik jadi Paving Block

Inovasi ini sejalan dengan visi nasional untuk mendorong ekonomi hijau dan mengurangi sampah plastik di lautan hingga 70 persen pada tahun 2029.

Kota Mataram menjadi salah satu daerah yang tidak masuk dalam daftar darurat sampah nasional, berkat berbagai program inovatif seperti Sedekah Sampah, Bank Sampah Integrasi, dan kini paving block plastik tahan truk.

“Bisa mengurangi beban TPA, menciptakan lapangan kerja baru, dan menjadi model pengolahan sampah berkelanjutan,” tutupnya. (zad/r9)

Editor : Kimda Farida
#sampah #plastik #Sandubaya #paving block #tpst