Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Petugas Dukcapil Datangi Rumah Lansia, Rekam KTP di Ruang Tamu

Lombok Post Online • Rabu, 5 November 2025 | 16:16 WIB
Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post

LombokPost – Pagi itu, di rumah milik Hj. Maemunah di Lingkungan Kebonjeruk, Ampenan, dua petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram datang membawa tas besar berisi peralatan perekaman.

Kamera, alat sidik jari, dan laptop dikeluarkan di atas meja ruang tamu.

Di usia 82 tahun, Hj. Maemunah baru pertama kali direkam untuk memiliki KTP elektronik.

“Permintaan datang dari keluarga yang menghubungi Dukcapil karena sang nenek sudah lama tidak bisa berjalan jauh ke kantor pelayanan,” tutur Kepala Dinas Dukcapil Kota Mataram Dr. Mansur, Selasa (4/11).

Petugas Dukcapil Datangi Rumah Lansia, Rekam KTP di Ruang Tamu, melakukan seluruh proses dari foto hingga tanda tangan digital tanpa perlu Maemunah keluar rumah. “Kami ingin memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam pelayanan administrasi kependudukan,” imbuhnya.

Program jemput bola seperti ini dijalankan di bawah payung “Dukcapil Peduli”. Sebuah inisiatif menjangkau warga lanjut usia dan masyarakat dengan keterbatasan mobilitas.

Dalam dua hari terakhir, tim yang sama juga mendatangi rumah Badariyah (85) di Karang Genteng, Pagutan, yang memerlukan dokumen kependudukan untuk melengkapi syarat bantuan sosial. Petugas membawa perangkat perekaman portabel, memasang alat di rumah warga, dan menyelesaikan seluruh proses di tempat.

“Siapapun berhak mendapatkan dokumen kependudukan, termasuk lansia dan warga dengan keterbatasan,” ujar Mansur menegaskan.

Bagi sebagian orang, KTP hanya kartu identitas. Namun bagi lansia seperti Maemunah dan Badariyah, dokumen itu membuka akses ke pelayanan dasar: BPJS Kesehatan, bantuan sosial, dan jaminan administrasi sipil.

“Kalau tidak dijemput, mereka mungkin tidak akan pernah tercatat,” ucapnya.

Pelayanan jemput bola ini menjadi gambaran kecil bagaimana birokrasi bisa bekerja dengan sentuhan empati. Tidak ada antrean panjang, tidak ada meja loket, hanya ruang tamu dan niat baik melayani.

Dukcapil berencana memperluas cakupan layanan serupa untuk warga disabilitas dan kelompok rentan lainnya.

DUKCAPIL PEDULI: Tim Dukcapil Mataram mendatangi rumah Hj. Maemunah, warga Lingkungan Kebonjeruk, Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan untuk melakukan perekaman KTP elektronik.
DUKCAPIL PEDULI: Tim Dukcapil Mataram mendatangi rumah Hj. Maemunah, warga Lingkungan Kebonjeruk, Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan untuk melakukan perekaman KTP elektronik.

Melalui semangat Dukcapil Prima — Profesional, Responsif, Inovatif, Melayani, dan Akuntabel, Dukcapil Mataram terus berkomitmen menghadirkan layanan kependudukan yang semakin dekat dengan masyarakat, demi mewujudkan Mataram Semakin Harum.

“Pendekatan ini lebih bermakna daripada menunggu masyarakat datang ke kantor,” pungkasnya. (zad/r9)

Editor : Pujo Nugroho
#dukcapil #ktp #Pelayanan #rumah #Lansia