Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Menutup Tahun 2025 dengan Layar dan Cahaya, Festival Film Sangkareang Bakal Guncang Desember!

Lombok Post Online • Rabu, 12 November 2025 | 17:52 WIB

MALAM MINGGUAN: Warga yang memadati taman Sangkareang Kota Mataram pada bulan Desember 2025 nanti akan disuguhkan ragam hiburan dari FFS 2025.
MALAM MINGGUAN: Warga yang memadati taman Sangkareang Kota Mataram pada bulan Desember 2025 nanti akan disuguhkan ragam hiburan dari FFS 2025.
 

LombokPost – Kota Mataram kembali bersiap menjadi layar besar bagi para pencinta film. Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram resmi mengumumkan Festival Film Sangkareang (FFS) 2025 akan digelar pada 12–14 Desember 2025.

Ajang ini bakal kembali menjadi ruang ekspresi bagi sineas muda sekaligus wahana promosi pariwisata kreatif daerah.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram Cahya Samudra, mengatakan FFS 2025 dihadirkan untuk memperkuat ekosistem film lokal sekaligus memberi ruang bagi pelajar dan masyarakat umum untuk berkreasi.

“Film adalah cara paling efektif memperkenalkan Mataram dan Lombok ke dunia. Melalui FFS, kami ingin menghidupkan budaya berkarya dan menonton film lokal dengan semangat gotong royong kreatif,” ujarnya.

Festival tahun ini mengusung semangat “Layaria Lombok”, yang menggambarkan Lombok sebagai layar besar tempat cerita-cerita lokal berlabuh. Selama tiga hari, berbagai kegiatan akan digelar, mulai dari workshop film, kompetisi film pendek, pemutaran film (screening), malam anugerah, bazar industri film, community gathering, hingga bioskop keliling.

Menurut Cahya, rangkaian acara tersebut dirancang menjangkau tidak hanya kalangan sineas, tetapi juga masyarakat umum dan pelaku ekonomi kreatif. “Kami ingin FFS tidak berhenti di kompetisi saja, tapi menjadi gerakan sosial yang menggerakkan komunitas dan UMKM kreatif,” harapnya.

Kompetisi film tahun ini terbagi dalam beberapa kategori: film pendek pelajar, film pendek umum, film pendek favorit pilihan penonton, wedding videography competition, dan video perpisahan sekolah/yearbook. Semua peserta dapat mendaftar secara daring melalui laman https://s.id/KompetisiFilmFFS2025.

Selain lomba, Dispar juga menyiapkan sesi bazar industri film untuk mempertemukan pelaku usaha kreatif dengan komunitas perfilman. Di sana, berbagai produk lokal, merchandise film, hingga jasa kreatif ditampilkan sebagai bagian dari ekosistem sinema yang tumbuh dari bawah.

Acara ini turut menggandeng Lombok Post, TVRI NTB, RRI Pro 2, dan Tribun Lombok, sebagai mitra media. Kolaborasi lintas platform ini diharapkan memperluas jangkauan festival agar karya sineas lokal bisa mendapat perhatian nasional.

“Kami optimistis FFS akan menjadi agenda tahunan yang ditunggu. Kreativitas anak-anak muda sangat luar biasa, tinggal kita fasilitasi dan arahkan agar mereka tumbuh menjadi bagian dari industri kreatif nasional,” ujar Cahya menegaskan.

Di tengah tekanan fiskal daerah, penyelenggaraan FFS 2025 juga menjadi bukti sektor pariwisata kreatif tetap menjadi prioritas. Pemerintah berkomitmen tidak sekadar mengandalkan dana pusat, tetapi juga membuka ruang kolaborasi dengan komunitas dan sponsor.

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post

“Festival ini akan tetap berjalan karena lahir dari semangat kolaborasi, kani ingin menunjukkan bahwa dari Mataram, film bisa menjadi jendela dunia,” tutup Cahya. (zad/r9)

Editor : Pujo Nugroho
#Film #sangkareang #Mataram #FESTIVAL #Lombok