Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kota Mataram Kalahkan Semua Daerah, Jadi Magnet Terbesar Wisatawan Nusantara dengan Porsi 22,70 Persen

Lombok Post Online • Jumat, 14 November 2025 | 15:13 WIB
DESTINASI BARU: Karnaval saat Parade MotoGP di Kota Mataram menjadi daya tarik baru wisatawan nusantara datang ke kota ini.
DESTINASI BARU: Karnaval saat Parade MotoGP di Kota Mataram menjadi daya tarik baru wisatawan nusantara datang ke kota ini.

LombokPost - Kota Mataram menorehkan pencapaian membanggakan di sektor pariwisata.

Berdasarkan rilis data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) NTB tahun 2025, Kota Mataram tercatat sebagai daerah tujuan perjalanan Wisatawan Nusantara (Wisnus) terbesar di Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyumbang 22,70 persen dari total pergerakan wisatawan.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram, Cahya Samudra, menyambut data ini dengan apresiasi dan kerendahan hati.

"Data itu menempatkan Kota Mataram memiliki posisi strategis dalam ekosistem pariwisata NTB, sekaligus sebagai barometer layanan wisata berbasis kota," kata Cahya Samudra.

Capaian 22,70 persen ini jauh mengungguli Lombok Barat (19,55%), Lombok Timur (14,35%), Lombok Tengah (14,30%), dan Lombok Utara (6,89%).

Tiga Kunci Sukses Mataram Menjadi Hub Favorit

Menurut Cahya, dominasi Mataram bukan terjadi secara kebetulan, melainkan karena perannya sebagai kota penyangga, pusat layanan publik, dan hub yang ideal.

Ada tiga faktor utama yang menjadikan Mataram selalu masuk dalam itinerary wisatawan:

Fasilitas Kota Komplet: Kelengkapan fasilitas urban seperti pusat kuliner, belanja, museum, hotel, dan transportasi.

 Baca Juga: Bangun Daya Saing dan Kemandirian Daerah Melalui Pariwisata Berkelanjutan

Aksesibilitas Tinggi: Mataram berfungsi sebagai titik transit utama sebelum wisatawan bergerak menuju destinasi lain seperti Lombok Tengah (Mandalika) atau Lombok Utara (Gili Trawangan).

Keamanan dan Kenyamanan: Citra kota yang bersih, tenang, dan ramah menjadikan Mataram "ruang istirahat yang ideal."

Data BPS Bukan Kompetisi, Tapi Pijakan Kolaborasi

Meskipun memimpin, Cahya menekankan bahwa angka yang dirilis BPS ini bukanlah alat pembanding atau kompetisi antar-wilayah.

Sebaliknya, data ini harus menjadi modal dan pijakan untuk memperkuat kolaborasi regional.

"Daerah lain memiliki keunggulan seperti Lombok Barat punya pantai-pantai unggulan, Lombok Tengah punya Mandalika, Lombok Timur punya Rinjani. Semua saling menopang. Kami ingin data ini menjadi pijakan untuk bergerak bersama, NTB adalah satu destinasi besar," tegasnya.

Menindaklanjuti data positif ini, Dispar Mataram menyiapkan langkah penguatan, di antaranya pengembangan paket city tour tematik (heritage trail, wisata kuliner malam), revitalisasi ruang publik, serta penguatan kalender event dan promosi digital yang terintegrasi.

Dengan posisi Mataram sebagai "ruang sambut yang hangat," sinergi dengan daerah lain diharapkan semakin menguatkan daya tarik pariwisata NTB secara keseluruhan. 

Editor : Kimda Farida
#wisatawan #BPS #Mataram #NTB #Pariwisata