Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Dharma Wanita Persatuan Kota Mataram Berbagi Paket Gizi untuk Anak Stunting di Sekarbela, Sambut HUT ke-26 Terus Memperkuat Kolaborasi

Lombok Post Online • Selasa, 25 November 2025 | 13:28 WIB

 

BERBAGI: Penasihat DWP Hj Waridah Mujiburrahman didampingi Ketua DWP Kota Mataram Lale Rasminingsih saat menyalurkan bantuan, Senin (24/11).
BERBAGI: Penasihat DWP Hj Waridah Mujiburrahman didampingi Ketua DWP Kota Mataram Lale Rasminingsih saat menyalurkan bantuan, Senin (24/11).
 

LombokPost — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Mataram melaksanakan kegiatan berbagi paket gizi bagi anak-anak stunting di Kecamatan Sekarbela.

Penasehat DWP Kota Mataram Hj. Waridah Mujiburrahman, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas elemen dalam menurunkan angka stunting.

Menangani masalah stunting ini merupakan tanggung jawab semua pihak.

“Penanganan stunting bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama,” ujarnya, Senin (24/11).

Ketua DWP Kota Mataram Lale Rasminingsih Alwan Basri, menegaskan aksi berbagi paket gizi ini merupakan komitmen DWP hadir langsung di tengah masyarakat. “DWP ingin memastikan peringatan HUT berdampak nyata bagi warga,” katanya.

Salah satunya, anak-anak stunting sebagai prioritas bersama. “Dengan dukungan semua pihak, kami berharap langkah kecil ini menjadi bagian dari upaya besar menurunkan angka stunting,” ucapnya.

Ia menambahkan DWP akan terus mendorong kegiatan yang mendukung kesehatan keluarga dan tumbuh kembang anak. Hal ini sebagai wujud peran organisasi perempuan dalam pembangunan daerah.

Dalam kegiatan tersebut, DWP membagikan paket nutrisi berisi susu, telur, abon, dan roti untuk mendukung pemenuhan gizi anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus.

Dari Dinas Kesehatan Kota Mataram, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat I Gusti Bagus Bagiayasa, menjelaskan kontribusi organisasi masyarakat menjadi faktor penting dalam percepatan penanganan stunting. Ia mengungkapkan angka stunting di Kota Mataram terus menurun berkat kerja kolektif banyak pihak.

“Kami ucapkan terima kasih, angka stunting terus bergerak turun, dari 6,9 persen menjadi 6,04 persen,” katanya.

Ia menambahkan, pembagian protein hewani seperti telur dan susu sangat penting bagi balita dengan kondisi gizi kronis. “Ini kerja kolektif untuk terus menekan angka stunting,” katanya.

Camat Sekarbela Arief Satriawan, menyampaikan apresiasi atas kepedulian DWP. Ia menegaskan pihak kecamatan tetap berkomitmen menurunkan angka stunting menuju nol persen.

“Kami sangat terbantu dengan dukungan DWP ini,” ungkapnya. (zad/r9)

Editor : Kimda Farida
#Gizi #Pembangunan #dharma wanita #nutrisi #Stunting