LombokPost – Pemerintah Kota Mataram memulai penyaluran besar-besaran Bantuan Pangan untuk alokasi Oktober dan November 2025, mencakup komoditas vital: beras dan minyak goreng.
Program inisiatif strategis dari Pemerintah Pusat melalui Badan Pangan Nasional ini bertujuan utama untuk meringankan beban pengeluaran masyarakat, menurunkan potensi kerawanan pangan, dan menjaga stabilitas harga di tengah dinamika ekonomi.
Wali Kota Mataram, Dr. H. Mohan Roliskana, S.Sos, M.H menegaskan bahwa program ini adalah langkah nyata pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat berpenghasilan rendah.
Alokasi Fantastis: 620 Ton Beras untuk 31 Ribu Keluarga
Dalam sambutannya, Wali Kota Mataram merinci jumlah bantuan yang disalurkan.
Penerima Bantuan Pangan (PBP): 31.046 keluarga yang tersebar di 50 kelurahan.
Penyaluran ini merupakan upaya untuk memastikan bahwa kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi.
Baca Juga: Warga Minta Bapang Dilanjutkan, Bulog Pastikan Kualitas Beras Terjaga
Jumlah Per Penerima (Alokasi 2 Bulan): 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
Total Disalurkan: 620.920 kilogram (sekitar 620 Ton) beras dan 124.184 liter minyak goreng.
"Beras dan minyak goreng merupakan dua komoditas pangan yang sangat vital. Perubahan harga sekecil apa pun dapat berdampak langsung pada kondisi ekonomi masyarakat, terutama keluarga berpenghasilan rendah," jelas Wali Kota.
Distribusi Serentak dan Pengawalan Transparansi
Launching penyaluran hari ini sekaligus menandai dimulainya proses distribusi secara serentak.
Penyerahan bantuan difokuskan di kantor-kantor lurah di seluruh Kota Mataram, yang bekerja sama dengan transporter yang ditunjuk oleh Perum BULOG.
Wali Kota Mataram secara khusus mengajak seluruh jajaran terkait mulai dari Dinas Ketahanan Pangan, Perum BULOG, Camat dan Lurah, hingga aparat penegak hukum untuk mengawal proses ini dengan penuh tanggung jawab.
“Transparansi dan akuntabilitas harus menjadi prinsip utama dalam pelaksanaan program ini, agar betul-betul tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat kualitas,” tegasnya.
Kepada keluarga penerima manfaat, Wali Kota menyampaikan bahwa bantuan ini adalah bentuk kehadiran negara.
Ia berharap bantuan tersebut dapat digunakan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan memberikan manfaat besar bagi kehidupan rumah tangga.
Dengan penyaluran bantuan pangan ini, Pemerintah Kota Mataram optimis kondisi pangan di wilayahnya semakin stabil, masyarakat semakin sejahtera, dan upaya pengendalian inflasi dapat berjalan lebih optimal.
Editor : Kimda Farida