LombokPost — Pembangunan Kantor Wali Kota Baru Mataram memasuki titik paling menentukan. Memasuki minggu ke-30, progres fisik sudah mencapai 90,01 persen, menandai percepatan signifikan dibanding pekan-pekan sebelumnya.
Kepala Dinas PUPR Kota Mataram Lale Widiahning, menyebut capaian ini hasil kerja yang berpola dan disiplin. “Kami menjaga ritme setiap hari, memastikan semua item bergerak bersamaan,” ujarnya, Senin (8/12).
Dari kejauhan, fasad gedung mulai terlihat matang. Panel ACP yang menutup sebagian besar sisi bangunan memberi kesan modern dan menghadirkan karakter baru bagi pusat pemerintahan.
Pada sisi depan, pola kaca dan pylon yang terpasang mempertegas identitas visual Bale Mataram. “Interior gedung juga bergerak cepat,” terangnya.
Baca Juga: Kaji Pemisahan Waktu Atasi Kemacetan, Masuk Sekolah 07.30, Masuk Kerja 09.00
Hall utama kini mulai memiliki bentuk yang jelas dengan panel dinding, kusen kaca, dan sentuhan finishing yang membuat ruang itu mulai terasa hidup. Pekerja hilir-mudik membawa material, menambah detail demi detail untuk mendekatkan bangunan ini ke bentuk finalnya.
Lale menyebut interior menjadi salah satu fokus utama beberapa pekan terakhir. “Hall itu nanti menjadi ruang representatif pemerintah kota, jadi kami jaga betul kualitasnya,” katanya.
Di halaman luar, paving yang sebelumnya hanya berupa hamparan tanah kini sudah membentuk pola lantai yang rapi. Pada beberapa bagian, pekerja masih menata blok-blok terakhir sambil menyesuaikan elevasi dengan jalur drop-off.
Alat vibro roller tampak bekerja hampir sepanjang hari untuk memastikan tanah benar-benar padat dan siap menahan beban aktivitas gedung ke depan. Pemadatan ini menjadi bagian penting dari persiapan lanskap, terutama sebelum pohon, batu taman, atau perkerasan lainnya dipasang.
Pada sisi samping gedung, pos jaga sudah berdiri hampir sempurna. Kusen jendela dan pintu sudah terpasang, sementara dindingnya hanya menunggu sentuhan pengecatan akhir.
“Bangunan ini menjadi elemen pertama yang menyambut tamu sebelum memasuki kawasan Bale Mataram,” terangnya.
Pekerjaan mekanikal juga memasuki babak penting. Rel separator lift kini terpasang dan siap masuk tahap uji fungsi.
“Lift menjadi bagian vital mengingat gedung ini dirancang untuk mobilitas cepat antar lantai,” terangnya.
Baca Juga: Komisi II Desak Dinas Perdagangan Serius Tutup Kebocoran Retribusi Pasar
Untuk area pagar depan, susunan bata yang memanjang kini memberikan batas yang jelas antara kawasan kantor dan lingkungan sekitar. Struktur ini diperkuat secara bertahap dengan pasangan batu DPT yang berfungsi menahan kontur tanah.
Hal yang tak kalah penting adalah perkembangan pada power house. Instalasi kabel feeder, panel, dan perangkat mekanikal mulai tertata.
Ruang ini nanti menjadi pusat distribusi listrik gedung sehingga perlu ketelitian tinggi dalam pemasangannya. Jalur drop-off pun telah mendapat sentuhan paling baru. Lantai andesit dipasang bertahap, memberikan kesan kokoh namun elegan sebagai pintu masuk utama gedung.
Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kota Mataram L. M. Zuhri Muslim, menilai seluruh komponen proyek kini berjalan pada tahap penyempurnaan. “Setiap pekerjaan bergerak ke fase final. Tinggal merapikan dan menyelesaikan item detail,” jelasnya.
Baca Juga: Komisi II Desak Dinas Perdagangan Serius Tutup Kebocoran Retribusi Pasar
Ia menyoroti progres kaca CW yang kini menghiasi sisi depan dan samping gedung. Menurutnya, pemasangan panel kaca ini menjadi titik penting karena menentukan tampilan keseluruhan gedung. “Kaca-kaca itu memberi karakter modern dan rapi,” katanya.
Selain pekerjaan arsitektural, tim juga menuntaskan instalasi hydrant di beberapa titik. Sistem proteksi kebakaran ini terhubung dengan jaringan air di lanskap dan menjadi salah satu prasyarat utama kelayakan bangunan.
Kolam koi yang direncanakan sebagai elemen estetika gedung juga mulai disiapkan. Batu andesit disusun sebagai dasar kolam dan area sekitarnya, menambah dimensi visual pada ruang luar gedung.
Ia menambahkan seluruh tim di lapangan bekerja dalam koordinasi ketat antara konsultan, pengawas, dan kontraktor. “Kami ingin memastikan benar-benar matang,” ujarnya.
Baca Juga: NGO Connections NTB Galang Donasi dan Kirim Relawan ke 3 Provinsi Terdampak Bencana
Ditegaskannya proyek ini akan dipertahankan dalam ritme cepat namun tetap berhati-hati. “Kami pastikan hasil akhirnya benar-benar siap pakai,” tutup Zuhri.
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin