Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Atap Bocor Parah, Pemkot Mataram Siapkan Rp 1 Miliar untuk Revitalisasi Pasar Cakra

Sanchia Vaneka • Kamis, 18 Desember 2025 | 21:29 WIB

 

Seorang pedagang di Pasar Cakranegara merapikan lapaknya.
Seorang pedagang di Pasar Cakranegara merapikan lapaknya.



LombokPost
— Kondisi fisik Pasar Cakra yang memprihatinkan kini menjadi prioritas utama Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram. Dinas Perdagangan (Disdag) memastikan proyek revitalisasi pasar legendaris tersebut akan berlanjut pada tahun 2026 dengan alokasi anggaran yang lebih besar demi kenyamanan pedagang dan pengunjung.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Mataram Irwan Harimansyah, mengungkapkan bahwa kerusakan di Pasar Cakra sudah masuk kategori parah, terutama pada bagian atap yang banyak mengalami kebocoran.

“Cakra itu bukan bocor lagi, tapi sudah seperti hujan di dalam. Terlalu parah memang kondisi atapnya,” ujar Irwan. 

Mengingat luas bangunan yang terdiri dari dua blok besar, proses perbaikan dilakukan secara bertahap. Setelah menyentuh satu blok pada tahun ini, Disdag akan memperluas cakupan perbaikan pada tahun mendatang.

* Tahun 2025 (APBD Perubahan): Anggaran sebesar Rp 400 juta digunakan untuk merampungkan perbaikan di satu blok.
* Tahun 2026 (DAU): Anggaran sebesar Rp 1 miliar telah disiapkan untuk melanjutkan perbaikan di blok sebelah timur.

Irwan menegaskan bahwa dana jumbo tersebut akan diprioritaskan sepenuhnya untuk mengganti konstruksi atap yang sudah lapuk. Selain itu, akan dilakukan pengecatan ulang agar pasar tidak lagi terlihat kumuh.

Namun, untuk perbaikan los (lapak) atau selasar, belum masuk dalam skema anggaran tahun depan.

Selain Pasar Cakra, Disdag Kota Mataram juga melakukan intervensi di beberapa pasar lainnya:

* Pasar Kebon Roek: Tahun ini mendapatkan rehabilitasi kecil senilai Rp 200 juta untuk perbaikan lantai, pengecatan, dan pembuatan kantor pasar. Fokus utama saat ini adalah menata pedagang agar tidak berjualan di area parkir.
* Pasar Mandalika: Dinilai masih dalam kondisi cukup baik sehingga belum memerlukan intervensi anggaran besar dalam waktu dekat.
Terkait kendala penataan di Pasar Kebon Roek, Irwan mengakui adanya potensi gesekan antara pedagang dan juru parkir.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk mencari solusi terbaik agar fungsi parkir dan kenyamanan pedagang tetap terjaga," tambahnya.

Langkah revitalisasi ini mendapat dukungan penuh dari legislatif. Ketua Komisi II DPRD Kota Mataram, Irawan Aprianto, menekankan bahwa perbaikan Pasar Cakra bukan hanya soal estetika atau ekonomi, melainkan faktor keselamatan.

“Kami harapkan renovasi Pasar Cakra ini tetap terlaksana, karena memang kondisinya sudah membahayakan,” tegas Irawan Aprianto.

Dengan adanya alokasi anggaran ini, diharapkan wajah pusat perdagangan legendaris di Mataram ini dapat berubah menjadi lebih representatif dan mampu meningkatkan daya beli masyarakat.

Editor : Marthadi
#Pasar Cakranegara #Disdag Mataram #Pemkot Mataram #Mataram #revitalisasi