Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bale Mentaram: Ikon Baru Kota Mataram dengan Desain Modern dan Sentuhan Lokal

Sanchia Vaneka • Kamis, 1 Januari 2026 | 22:40 WIB


Tampak lobby bale mentara atau kantor wali kota mataram
Tampak lobby bale mentara atau kantor wali kota mataram

LombokPost – Kota Mataram kini memiliki kebanggaan baru. Proyek pembangunan Kantor Wali Kota Mataram yang berlokasi di Jalan Gajah Mada, Jempong, menunjukkan progres yang sangat positif. Gedung yang diberi nama Bale Mentaram ini diproyeksikan menjadi pusat pemerintahan yang representatif dan ikonik bagi masyarakat setempat.


Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana, menyatakan kepuasannya saat meninjau langsung lokasi proyek pada Minggu (29/12). Menurutnya, pengerjaan oleh pihak rekanan berjalan lebih cepat dari target yang ditetapkan dalam kontrak.


Desain Mewah dengan Fasilitas Modern


Kemegahan Bale Mentaram sudah mulai terlihat, terutama dari sisi interior. Gedung ini menggabungkan konsep modernitas dengan identitas lokal yang kuat. Berikut adalah beberapa keunggulan desain dan fasilitas di Bale Mentaram:


* Lobi Elegan: Menggunakan lantai marmer putih mengkilap dengan pilar-pilar tinggi yang memberikan kesan luas dan bersih.
* Sentuhan Lokal: Reception desk menggunakan aksen batu alam cokelat keemasan, serta pagar pembatas koridor yang dihiasi ornamen motif lokal.
* Panoramic Lift: Terdapat dua unit lift transparan di tengah gedung yang memberikan pemandangan vertikal interior bagi pengguna.
* Konsep Atrium: Ruang terbuka (open-space) di bagian tengah gedung dengan pencahayaan LED yang futuristik namun tetap hangat.

"Ini bukan sekadar gedung administrasi, tapi simbol pemerintahan dan ikon kebanggaan Kota Mataram. Kita sudah lama merindukan kantor yang terintegrasi," ujar Mohan Roliskana.

Baca Juga: Proyek Kantor Wali Kota Mataram, Lahan Atlantis Dibeli Rp 3,5 Miliar, Toko Buah Pakai Skema Sewa

Sesuai arahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) agar aset negara segera dimanfaatkan, Wali Kota berencana melakukan pengisian kantor dalam waktu dekat. Meski belum tuntas 100 persen, satu atau dua kompartemen akan mulai digunakan untuk dinas yang bersifat pelayanan publik atau administrasi.


Terkait penamaan Bale Mentaram, Mohan menjelaskan bahwa pemilihan diksi tersebut bertujuan untuk menghidupkan kembali kearifan lokal serta nilai historis-kultural yang sudah akrab di telinga masyarakat Mataram.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram, Lale Widiahning, menjelaskan bahwa proyek ini dibagi ke dalam tiga tahap penganggaran. dengan total anggaran yang mencakup Rp 58 miliar pada tahap pertama dan berlanjut ke tahap kedua di tahun 2026 dengan alokasi sebesar Rp 60 miliar.

Lale menambahkan bahwa proyek ini menggunakan sistem tender tunggal multiyears untuk masa kerja tiga tahun. Hal ini bertujuan agar pembangunan tidak terhambat oleh siklus tahunan anggaran.


"Proses tender konstruksi tahap berikutnya ditargetkan terlaksana paling lambat Juni mendatang. Fokus tahap kedua nanti adalah pembangunan struktur sayap kiri dan kanan gedung," jelas Lale.


Meskipun progres fisik berjalan cepat, peresmian secara formal Bale Mentaram baru akan dilakukan setelah seluruh tahapan pembangunan selesai sepenuhnya.

Editor : Redaksi Lombok Post
#Kota Mataram #Kantor Wali Kota #Bale Mentaram #PUPR Mataram #Mataram