Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Lelang Manajemen Konstruksi Bale Mentaram Diserbu Tujuh Perusahaan

Sanchia Vaneka • Rabu, 11 Februari 2026 | 18:30 WIB

 

Kabag PBJ Kota Mataram Lalu Muhamad Iqbal
Kabag PBJ Kota Mataram Lalu Muhamad Iqbal
 

LombokPost - Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram tancap gas menuntaskan pembangunan Kantor Wali Kota Mataram tahap II, sebagai salah satu proyek priroitas daerah. Saat ini telah memasuki babak baru, yakni masa lelang jasa konsultansi atau Manajemen Konstruksi (MK) telah berjalan. 

“Hingga saat ini sudah ada tujuh perusahaan yang mendaftar. Kami sudah menyusun daftar pendek (shortlist) bagi perusahaan yang dinyatakan lolos kualifikasi awal,” kata Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Kota Mataram Lalu Muhammad Iqbal.

 Proyek jasa konsultansi dengan nilai pagu mencapai Rp 5,8 miliar tersebut menarik minat banyak korporasi besar yang ingin ambil bagian dalam pembangunan gedung ikonik di Jalan Gajah Mada, Jempong tersebut.

 Baca Juga: Bale Mentaram Mulai Ditempati Sebelum Ramadan

Iqbal menjelaskan, saat ini panitia lelang tengah melakukan evaluasi tahap pertama secara mendalam. Mengingat peran konsultan MK sangat krusial dalam mengawasi kualitas pengerjaan fisik gedung yang menggunakan skema tahun jamak, verifikasi dokumen teknis dan rekam jejak perusahaan menjadi prioritas utama.

Berbeda dengan lelang fisik, pengadaan jasa konsultansi memang memerlukan waktu yang lebih panjang karena melibatkan penilaian kualitas teknis selain penawaran harga. Iqbal memprediksi pemenang tender belum bisa diputuskan dalam waktu satu atau dua minggu ke depan.

“Prosesnya memang relatif panjang karena ada tahapan kualifikasi yang ketat. Jika seluruh tahapan berjalan mulus tanpa kendala administratif atau sanggahan yang berarti, kami menargetkan pemenang sudah bisa diumumkan paling cepat bulan depan,” jelasnya.  

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram Lale Widiahning mengungkapkan, pengadaan jasa konsultan merupakan variabel krusial untuk mengawal kelanjutan pekerjaan fisik. Namun, ia meminta publik bersabar karena proses ini tidak bisa instan.

“Lelang konsultan memang prosesnya panjang, memakan waktu sekitar dua bulan. Kami harus melalui pengumuman lelang, verifikasi data pra-kualifikasi perusahaan, hingga penawaran harga. Semua harus sesuai mekanisme,” terangnya.

Lale menjelaskan, megaproyek ini menggunakan skema tahun jamak (multi-years) dengan durasi tiga tahun anggaran. Pada tahap lanjutan ini, fokus utama adalah penyelesaian konstruksi secara menyeluruh. Targetnya, tidak ada lagi sudut gedung yang terbengkalai.  

“Kami sasar penyelesaian di bagian sayap kiri, sayap kanan, hingga bagian belakang. Peran konsultan di sini untuk memastikan standar bangunan,” tandasnya.

 

Editor : Pujo Nugroho
#Bale Mentaram #PUPR Mataram #Mataram