Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Lebaran Topat Momentum Rawat Tradisi dan Perkuat Toleransi

Sanchia Vaneka • Selasa, 31 Maret 2026 | 07:36 WIB

 

lebaran topat di loang baloq mataram
lebaran topat di loang baloq mataram
 

LombokPost – Kemeriahan perayaan Lebaran Topat di Kota Mataram tahun 1447 Hijriah berlangsung khidmat dan penuh sukacita. Wali Kota Mataram Mohan Roliskana menekankan, momentum ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan sarana memperkuat silaturahmi serta merawat tradisi leluhur yang sarat akan makna filosofis.

Dalam sambutannya, Mohan menyampaikan rasa syukur atas tuntasnya pelaksanaan puasa sunnah Syawal yang ditandai dengan perayaan Lebaran Topat pada hari ke-8 bulan Syawal.

Ia mengapresiasi konsistensi masyarakat dan jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram yang tetap setia menjaga warisan budaya ini meski zaman terus berkembang.

“Alhamdulillah, kita bisa melaksanakan kegiatan ini dengan penuh sukacita. Saya berterima kasih karena kita memiliki komitmen kuat untuk konsisten melaksanakan tradisi ini dari tahun ke tahun. Meski ada sedikit modifikasi sesuai kebutuhan zaman, esensinya tidak bergeser sedikit pun,” kata Mohan. 

Di lain kesempatan, Wakil Wali Kota Mataram TGH Mujiburrahman menegaskan, pelaksanaan Lebaran Topat di Kota Mataram merupakan bagian dari upaya pemerintah menghadirkan ruang kebersamaan bagi masyarakat melalui momentum budaya yang sarat makna.

“Lebaran ketupat ini adalah salah satu upaya pemerintah untuk memanfaatkan momen-momen penting sebagai sarana warga masyarakat untuk berkumpul, bersilaturahmi, dan menikmati suasana bersama seluruh anggota keluarga," ujarnya pada perayaan Lebaran Topat di Loang Baloq. 

Menurutnya, kegiatan semacam ini bukan hanya penting dari sisi pelestarian budaya, tetapi juga memiliki nilai sosial yang besar dalam menjaga harmoni kehidupan masyarakat.

"Di samping menjaga kesehatan fisik, mental, ekonomi, dan spiritual, dalam konteks perayaan Lebaran Topat ini yang juga sangat penting adalah kesehatan sosial," katanya. 

la menilai, suasana kebersamaan, kegembiraan keluarga, dan interaksi sosial yang hangat dalam perayaan seperti ini menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat yang sehat dan harmonis.

"Kita berharap warga masyarakat bisa bergembira, bisa bersenang- senang dengan keluarga dalam suasana yang aman, nyaman, damai, bahkan ada suasana religiusnya, karena tahun ini dikemas dengan tema Berkah Ketupat," pungkasnya. 

 

 

Editor : Akbar Sirinawa
#tradisi #lebaran #Lebaran Topat #adat sasak #Mataram