Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pemkot Mataram Kaji Pembatasan Kendaraan Dinas, ASN Diminta Bersiap

Lalu Mohammad Zaenudin • Kamis, 2 April 2026 | 19:41 WIB
ASN Kota Mataram saat mendapatkan arahan di apel pagi mengenai kendaraan dinas.
ASN Kota Mataram saat mendapatkan arahan di apel pagi mengenai kendaraan dinas.

 

LombokPost – Pemerintah Kota Mataram mulai mengkaji kebijakan penghematan penggunaan kendaraan dinas bagi aparatur sipil negara (ASN). Langkah ini diambil sebagai respons atas isu global dan arahan efisiensi dari pemerintah pusat.

 

“Kita diminta untuk berhemat, terutama penggunaan kendaraan roda empat maupun roda dua,” kata Sekda Kota Mataram H. Lalu Alwan Basri, saat apel pagi, Senin (30/3).

 

Menurutnya, kebijakan tersebut masih dalam tahap pembahasan dan akan dituangkan dalam edaran resmi setelah ada petunjuk teknis yang jelas.

 

“Masih kita kaji. Nanti akan ada edaran dan petunjuk teknisnya,” ujarnya.

 

Ia meminta seluruh perangkat daerah bersiap jika kebijakan tersebut mulai diterapkan dalam waktu dekat.

Baca Juga: 810 Calon Haji Mataram Mulai Perjalanan, Ini Pesan Penting Wali Kota

“Yang penting kita siap. Apapun kebijakannya nanti, kita harus bisa menyesuaikan,” katanya.

 

Alwan juga membuka kemungkinan adanya perubahan pola mobilitas ASN, termasuk penggunaan moda alternatif yang lebih hemat.

 

“Apakah nanti menggunakan sepeda atau opsi lain, itu akan kita sesuaikan dengan arahan pemerintah pusat,” ujarnya.

 

Selain kebijakan efisiensi, Pemkot Mataram juga mulai menyiapkan implementasi Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).

 

“Ini juga menjadi perhatian kita bersama,” kata Alwan.

Baca Juga: Mikel Arteta Incar Bintang PSG, Gabriel Jesus Pasang Badan untuk Gabriel Martinelli

Melalui gerakan tersebut, ASN diminta membangun budaya kerja yang bersih dan tertib, salah satunya dengan kegiatan gotong royong secara rutin.

 

“Direncanakan dilakukan dua kali dalam sepekan,” ujarnya.

 

Ia menegaskan, gerakan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari pembentukan kebiasaan kerja yang lebih disiplin dan peduli lingkungan.

 

“Kita ingin membangun budaya kerja yang bersih, sehat, dan tertib di lingkungan pemerintahan,” pungkasnya.

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
#kendaraan dinas #ASN MATARAM