Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Sesuai Arahan Presiden Prabowo! Mataram Mulai "Percantik Diri" Lewat Gerakan Indonesia ASRI

Lalu Mohammad Zaenudin • Sabtu, 9 Mei 2026 | 13:28 WIB
Petugas dari Dinas Perkim Kota Mataram menggencarkan pembersihan taman-taman sudut kota sebagai bagian dari penataan wajah perkotaan, sekaligus upaya menggencarkan dan menyukseskan program ASRI presiden Prabowo. (DOK. PERKIM)
Petugas dari Dinas Perkim Kota Mataram menggencarkan pembersihan taman-taman sudut kota sebagai bagian dari penataan wajah perkotaan, sekaligus upaya menggencarkan dan menyukseskan program ASRI presiden Prabowo. (DOK. PERKIM)

 


LombokPost
– Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Mataram mulai memperkuat gerakan penataan lingkungan melalui program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Program ini menjadi bagian dari arah pembangunan lingkungan perkotaan nasional pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Program tersebut mulai diwujudkan melalui penataan dan perapian sejumlah taman kota serta ruang publik di Kota Mataram. Beberapa titik yang telah mulai dibenahi di antaranya kawasan Taman Grab Tanah Aji dan taman pertigaan Bertais.

Kepala Dinas Perkim Kota Mataram M Nazaruddin Fikri mengatakan, langkah tersebut bagian dari upaya membangun wajah kota yang lebih tertata, nyaman, dan berkelanjutan.

“Termasuk yang sudah kami rapikan itu kawasan Taman Grab Tanah Aji dan taman pertigaan Bertais. Ini bagian dari gerakan penataan lingkungan yang lebih luas,” ujarnya, Jumat (8/5).

Menurut Fikri, program ASRI membawa semangat membangun lingkungan perkotaan yang bersih secara fisik. Di samping itu menciptakan kenyamanan hidup masyarakat di tengah pertumbuhan kota yang terus berkembang.

“Bagaimana kita membangun kesadaran bersama bahwa kota yang bersih, hijau, dan tertata itu menjadi tanggung jawab semua pihak, bukan hanya pemerintah,” katanya.

Ia menjelaskan, Kota Mataram sebagai ibu kota Provinsi NTB harus terus memperkuat kualitas lingkungan perkotaan. Terlebih pertumbuhan kawasan permukiman dan aktivitas masyarakat semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Karena itu, Perkim mulai memperkuat penataan ruang terbuka hijau, taman lingkungan, hingga estetika kawasan publik agar wajah kota terasa lebih hidup dan nyaman dinikmati masyarakat.

“Kami ingin masyarakat merasa lebih nyaman menikmati ruang-ruang kota. Taman itu bukan hanya penghias jalan, tetapi ruang hidup masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga: Kemanusiaan Jadi Nomor Satu, Begini Cara Dinsos Mataram "Gercep" Selamatkan PPKS Telantar


Fikri menambahkan, gerakan ASRI juga sejalan dengan arahan pemerintah pusat yang mendorong pembenahan lingkungan secara menyeluruh. Mulai dari tingkat lingkungan permukiman hingga kawasan perkotaan.

Dalam konsep tersebut, penanganan sampah, penghijauan, estetika kota, hingga kualitas kawasan permukiman dipandang sebagai satu kesatuan pembangunan lingkungan yang berkelanjutan.

“Presiden meminta lingkungan permukiman dan kota dibangun lebih aman, sehat, resik, dan indah. Itu yang coba kita terjemahkan di Kota Mataram,” jelasnya.

Selain melakukan penataan taman, Perkim juga mulai mendorong keterlibatan masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan dan merawat fasilitas umum yang telah dibangun pemerintah.

Menurutnya, keberhasilan program ASRI tidak bisa hanya bertumpu pada pemerintah tanpa dukungan warga sebagai pengguna ruang kota sehari-hari.

“Kalau masyarakat ikut menjaga, kota ini akan jauh lebih indah dan nyaman. Jadi budaya merawat lingkungan itu yang ingin kita bangun,” katanya lagi.

Ia menilai konsep ASRI bukan hanya berbicara soal keindahan visual kota, tetapi juga berkaitan langsung dengan kualitas hidup masyarakat di kawasan permukiman.

“Kota yang baik itu bukan hanya banyak bangunannya, tetapi bagaimana warganya bisa hidup nyaman dengan lingkungan yang sehat dan asri,” ujarnya.

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
#Kota Mataram #program indonesia asri #penataan taman kota #Dinas Perkim