Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Wawali TGH Mujiburrahman: Ponpes Darul Kutub Assalafiyah Harus Jadi Benteng Karakter Generasi Muda

Lalu Mohammad Zaenudin • Rabu, 3 Juni 2026 | 15:41 WIB
Wakil Wali Kota Mataram TGH Mujiburahman (duduk depan, dua dari kanan) saat menghadiri pengajian di Ponpes Darul Qutub Assalafiyah. (DOK. KOMINFO)
Wakil Wali Kota Mataram TGH Mujiburahman (duduk depan, dua dari kanan) saat menghadiri pengajian di Ponpes Darul Qutub Assalafiyah. (DOK. KOMINFO)

 

 

LombokPost – Pemerintah Kota Mataram menaruh harapan besar terhadap peran pondok pesantren sebagai pusat pendidikan keagamaan sekaligus benteng pembinaan karakter generasi muda di tengah tantangan perkembangan zaman yang semakin kompleks.

 

Harapan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Mataram TGH. Mujiburrahman saat menghadiri peresmian Pondok Pesantren Darul Kutub Assalafiyah di Kelurahan Pagutan Timur, Kecamatan Mataram, Selasa (2/6).


Peresmian pondok pesantren yang berada di bawah asuhan TGH. M. Qamarullah itu menjadi momentum penting bagi penguatan pendidikan Islam di Kota Mataram. Kehadiran Wakil Wali Kota sekaligus menunjukkan dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan lembaga pendidikan keagamaan yang berperan dalam membentuk generasi muda yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian sosial.


Dalam sambutannya, TGH. Mujib berharap Pondok Pesantren Darul Kutub Assalafiyah dapat berkembang menjadi pusat pendidikan Islam yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar keislaman.


"Kami berharap pondok pesantren ini dapat menjadi pusat pendidikan Islam yang melahirkan generasi berilmu, berakhlak mulia, dan mampu menjadi benteng moral bagi masyarakat," ujarnya.


Pondok Pesantren Darul Kutub Assalafiyah diresmikan langsung oleh KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy, S.Sy., M.H., Ph.D., Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Situbondo, Jawa Timur. Kehadiran ulama nasional tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.


Menurut TGH Mujib, keberadaan pesantren memiliki posisi yang sangat strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan formal keagamaan, pesantren juga berperan dalam menanamkan nilai-nilai moral, membentuk karakter, serta memperkuat kehidupan sosial masyarakat.

Baca Juga: Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Cs Dikabarkan Ikut Diangkut Kejagung Sejak Subuh, Diduga Bidik Skandal Jual Beli Titik SPPG!


Di tengah derasnya arus informasi dan perubahan sosial, pesantren dinilai tetap menjadi salah satu institusi yang mampu menjaga keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan dan pembentukan akhlak. Karena itu, pemerintah berharap lembaga-lembaga pendidikan berbasis pesantren terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.


Melalui pendidikan berbasis keagamaan yang diterapkan, Pondok Pesantren Darul Kutub Assalafiyah diharapkan mampu mencetak generasi penerus yang tidak hanya memiliki wawasan keilmuan yang baik, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, serta komitmen dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan keislaman.


Rangkaian peresmian juga diisi dengan pengajian umum yang disampaikan KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy. Kegiatan tersebut diikuti antusias oleh masyarakat dari berbagai wilayah di Kota Mataram dan sekitarnya.


Pengajian yang berlangsung khidmat itu menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat pemahaman keagamaan masyarakat. Kehadiran tokoh-tokoh agama, santri, serta masyarakat umum mencerminkan tingginya dukungan terhadap perkembangan pendidikan pesantren di Kota Mataram.


Dengan diresmikannya Pondok Pesantren Darul Kutub Assalafiyah, Pemerintah Kota Mataram berharap khazanah pendidikan Islam di daerah semakin berkembang. Kehadiran pesantren baru tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang religius, berakhlak mulia, serta memiliki daya saing dalam menghadapi tantangan masa depan.


"Pesantren memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi muda dan memperkuat kehidupan sosial masyarakat. Karena itu keberadaannya harus terus didukung dan diperkuat," tutupnya. 

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
#Kota Mataram #wakil wali kota tgh mujib #ponpes darul qutub assalfiyah #ahmad azaim