Sunset Ride 2026 Guncang Mataram, 6.000 Rider Keliling Kota Bareng Ladislao

Redaksi • Dipublikasikan Jumat, 9 Oktober 2026 | 08:15 WIB
Ribuan pencinta sepeda motor mengikuti Sunset Ride 2026 bersama Ladislao Camara Carranza di Eks Bandara Selaparang, Mataram, Kamis (8/10/2026). (Yongki/Lombok Post)
Ribuan pencinta sepeda motor mengikuti Sunset Ride 2026 bersama Ladislao Camara Carranza di Eks Bandara Selaparang, Mataram, Kamis (8/10/2026). (Yongki/Lombok Post)

LombokPost – Ribuan pencinta sepeda motor memadati Eks Bandara Selaparang, Kota Mataram, Kamis (8/10/2026).

Keseruan Sunset Ride 2026 bersama Ladislao Camara Carranza dan mitra Shell itu bahkan berlanjut dengan riding bersama sekitar 6.000 peserta berkeliling Kota Mataram.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.00 WITA tersebut dirangkai dengan berbagai aktivitas menarik.

Baca Juga: Garap Potensi Gen Z, Lombok Post dan Kopling Sepakat Bangun Ekosistem Digital Berbasis Komunitas

Mulai pembagian oli Shell secara gratis, permainan dan kuis berhadiah jutaan rupiah, berbagai kejutan, hingga riding bersama Ladislao menjelang matahari terbenam.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak siang. Salah seorang peserta, Herman, mengaku datang bersama istrinya sejak pukul 10.00 WITA untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

“Saya bersyukur bisa terlibat, tadi setelah registrasi saya dikasih oli gratis merk Shell dan minuman,” kata Herman.

Baca Juga: Honda Track Day Seri #4: Satukan Semangat Komunitas, Jelajah Sembalun hingga Rasakan Sensasi Sirkuit

Menurutnya, salah satu hal yang paling dinantikan adalah kesempatan riding bersama ribuan pengendara lainnya mengelilingi Kota Mataram bersama Ladislao.

“Ya, seru juga kita naik motor ramai-ramai sampai tidak terasa rutenya kita balik lagi ke sini,” ujarnya.

Tak hanya menghadirkan hiburan dan aktivitas komunitas, Sunset Ride 2026 juga membawa misi sosial.

Baca Juga: Komunitas Komunikasi Hulu-Hilir: Kopi Lombok, Mencicipi Keragaman Kopi Lombok dalam Satu Meja

Presiden Direktur dan Country Chair Shell Indonesia, Andri Pratiwa, mengatakan salah satu motor kebanggaan Ladislao yang dipamerkan dalam kegiatan tersebut nantinya akan dilelang.

Motor Ducati tersebut memiliki cerita tersendiri. Motor itu sebelumnya dilukis oleh anak-anak sekolah dasar dan kemudian mendapat sentuhan akhir dari pembalap MotoGP Marc Marquez.

“Setelah itu nanti motor itu akan dilelang, dan hasil lelang akan didonasikan sepenuhnya untuk sekolah dasar tersebut untuk direnovasi agar menjadi jauh lebih baik lagi,” kata Andri saat memberikan sambutan di hadapan peserta Sunset Ride.

Suasana Eks Bandara Selaparang semakin meriah dengan berbagai penampilan. Sejumlah anak sekolah dasar turut tampil di atas panggung, disusul penampilan band lokal yang menghibur peserta hingga matahari terbenam.

Ladislao mengatakan rangkaian kegiatan tersebut dikemas sebagai ajang bersenang-senang bersama masyarakat sekaligus menikmati suasana Kota Mataram dengan sepeda motor.

“Kita hari ini acaranya bersenda gurau dan ditutup dengan riding bareng serta penampilan band lokal,” ujarnya.

Meski dikemas santai dan penuh hiburan, Ladislao tetap mengingatkan para peserta agar mengutamakan keselamatan selama berkendara.

Ia mengajak seluruh pengendara untuk tertib berlalu lintas, menggunakan helm, serta tidak berkendara secara agresif di jalan raya.

“Jangan defresif riding, karena keselamatan itu tetap menjadi nomor satu,” imbuhnya.

Usai mengikuti rangkaian kegiatan di lokasi utama, ribuan peserta kemudian bergerak bersama melakukan riding keliling Kota Mataram.

Dengan jumlah peserta yang mencapai kurang lebih 6.000 orang, rombongan rider turut meramaikan sejumlah ruas jalan sebelum kembali ke Eks Bandara Selaparang.

Sesampainya di lokasi, para peserta kembali menikmati hiburan dan bernyanyi bersama band lokal sembari menunggu matahari terbenam.

Kegiatan Sunset Ride 2026 terbuka untuk masyarakat umum dan tidak dipungut biaya. Peserta dapat mengikuti kegiatan melalui pendaftaran secara online melalui tautan yang tersedia di bio Instagram resmi Ladislao.

Selama berada di Lombok, Ladislao mengaku mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Ia berencana berada di Lombok sekitar satu bulan untuk melakukan perjalanan darat atau road trip, termasuk menjelajahi kawasan Sembalun, Lombok Timur.

Sebelum menggelar Sunset Ride 2026, Ladislao bersama mitra Shell juga telah melakukan sejumlah kegiatan selama berada di Lombok. Di antaranya memodifikasi motor ojek online (ojol), merenovasi bengkel bersama mitra Shell, riding bersama masyarakat di Eks Bandara Selaparang, menjalankan program “Kabulkan Motor Impian”, hingga membuat konten bersama pedagang lokal.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari perjalanan Ladislao di Lombok yang tidak hanya menyuguhkan hiburan, tetapi juga mempertemukannya secara langsung dengan masyarakat dan komunitas lokal.

Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post Online
Ladislao Sunset Ride shell komunitas Lombok