Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

RSUD Kota Perkenalkan Tiga Terapi Unggulan

Administrator • Senin, 1 April 2019 | 11:14 WIB
FREE TREATMENT: Spesialis Rehabilitasi Medik RSUD Kota Mataram dr Verra Sp KFR tengah memberikan treatment terapi Super Inductive System (SIS) pada salah satu pengunjung dalam booth pameran rehabilitasi medis RSUD Kota Mataram di LEM, Sabtu (30/3).
FREE TREATMENT: Spesialis Rehabilitasi Medik RSUD Kota Mataram dr Verra Sp KFR tengah memberikan treatment terapi Super Inductive System (SIS) pada salah satu pengunjung dalam booth pameran rehabilitasi medis RSUD Kota Mataram di LEM, Sabtu (30/3).

MATARAM-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram terus memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Kali ini, RSUD menggelar pameran sejumlah rehabilitasi medis di Lombok Epicentrum Mall (LEM). Kegiatan ini digelar sejak 28 Maret hingga 3 April mendatang. Selain memperkenalkan PSC MEMS 119 dan sejumlah terapi unggulan yang hanya ada di RSUD Kota Mataram.


“Jadi sebenarnya tujuan untuk pameran rehabilitasi medis ini adalah mengenalkan berbagai macam terapi terbaru yang akan kami jalankan,” ujar Spesialis Rehabilitasi Medik RSUD Kota Mataram dr Verra Sp KFR di booth pameran rehabilitasi medis RSUD Kota Mataram di LEM, Sabtu (30/3).


Ia menuturkan, ada tiga terapi yang menjadi unggulan RSUD Kota. Terapi ini belum banyak dimiliki rumah sakit lainnya, bahkan bisa dikatakan satu-satunya di NTB. Yakni Hidroterapi, terapi Super Inductive System (SIS), dan terapi targeted radiofrecuency.


Hidroterapi merupakan terapi menggunakan metode air di kolam renang. Pasien dilatih persendiannya di dalam kolam tersebut. Ini biasanya untuk kasus pasien nyeri-nyeri, baik nyeri pinggang, lutut, hingga stroke. “Metode ini sangat tepat dan berguna sekali,” sambungnya.


Hidroterapi ini juga bisa untuk anak-anak yang dengan keterlambatan perkembangan. Mereka akan lebih bergerak bebas ketika di dalam air. Air itu adalah suatu media yang sangat baik untuk membantu orang bergerak karena di dalamnya terdapat gravitasi. Sehingga orang yang susah berjalan, ketika di air akan lebih mudah berjalan.


“Selain itu, air juga bisa membantu mereka menguatkan otot-otot. Bahkan untuk mengurangi nyeri karena air bisa menghantarkan dingin atau panas dengan cepat daripada di udara bebas,” jelasnya.


Terapi kedua yakni Super Inductive System (SIS). Ini merupakan alat yang paling terbaru dari bidang fisioterapi. Yakni dengan menggunakan teknologi Magnetic Resonance Imaging (MRI). Fungsinya mengurangi nyeri dan stiffness (kekakuan). Seperti  pada kasus orang-orang yang pasca patah tulang dan mengalami kekakuan di sendi. “Nah setelah plat dicabut, kan kakinya kaku, jadi kita bisa berikan terapi SIS ini,” katanya.


Pada kasus stroke, rata-rata bentuk badannya berbeda karena keras. Ini juga bisa dikurangi dengan memberikan terapi SIS. SIS akan membantu menaikkan kekuatan otot pasien. Alat terapi SIS ini dikatakan paling canggih karena memiliki banyak fungsi. “Jadi satu alat bisa semua, karena memang ini alat canggih,” tegasnya.


Terapi selanjutnya yakni Targeted Radiofrecuency (TR). Terapi ini tidak diberikan free treatment dalam pameran tersebut. Hanya alatnya saja yang dipamerkan di stan. Hal ini dikarenakan prosedur untuk treatment terapi ini terbilang agak ribet. Salah satunya yakni pemberian aplikasi jelly dan lainnya. Namun jika ingin mencoba terapi ini bisa langsung datang ke RSUD Kota Mataram.


Terapi TR ini lebih diperuntukkan pada kasus musculoskeletal. Yakni kasus-kasus kekakuan sendi, rematik, cedera olahraga seperti ruktor rigamen robek karena futsal. Terapi TR sangat cocok diberikan pada kasus-kasus tersebut.


“Jadi tiga terapi ini yang kita unggulkan dan mau kita kenalkan kepada warga,” tandasnya.


Verra menambahkan, ketiga terapi ini memang belum familiar di tengah masyarakat. Selain itu juga di kabupaten/kota lainnya masih banyak yang belum memiliki alat terapi ini. Di NTB sendiri, baru dua rumah sakit yang memiliki dan RSUD Kota Mataram merupakan yang pertama.


“Untuk hidroterapi juga sama, tidak di semua kota ada. Jadi bisa dibilang belum familiar karena terapi ini di kota lain juga belum begitu banyak,” pungkasnya.


Selain free treatment untuk terapi, di stan RSUD Kota Mataram juga melayani pengecekan gula darah gratis. Layanan ini tersedia setiap hari hingga 3 April. (fer/r7/*)


Editor : Administrator
#Metropolis