MATARAM-Banjir hebat kembali menerjang Kabupaten Dompu, kemarin (3/4). Sejumlah rumah milik warga dilaporkan hanyut. Sementara sebagian besar terendam. Ketinggian air hingga 2,9 meter menerjang pemukiman-pemukiman warga.
Banjir bermula ketika curah hujan tinggi terjadi di wilayah Dompu dan Bima, kemarin. Tingginya curah hujan membuat Sungai Silo meluap. Rumah-rumah penduduk di sepanjang bantaran sungai pun terendam. Antar alain di Kelurahan Monta Baru, Kecamatan Woja, dan Kelurahan Karijawa, Kecamatan Dompu.
Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Dompu Wan Muhtajun melaporkan kepada BPND NTB, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Warga yang rumahnya terencam berhasil menyelamatkan diri. Pada 17.40 Wita, luapan air terpantau mulai surut, namun warga masih mengungsi ke tempat yang aman.
”Korban mengungsi sembari mengamankan barang yang bisa diselamatkan,” katanya.
Petugas BPBD berupaya menyelamatkan warga dan membantu memindahkan barang-barang milik korban. Hingga tadi malam, pendataan dan indentifikasi kerugian akibat bencana masih dilakukan. Namun kurangnya peralatan, logistik dan personel menghambat penanganan di lapangan.
Terpisah, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD NTB Agung Pramuja menjelaskan, pihaknya langsung mengirim 4 ton bantuan ke lokasi banjir. Bantuan berupa makanan siap saji, beras, mie instan, lauk pauk, susu untuk anak, dan bubur bayi. Juga bantuan berupa selimut, tikar, dan peralatan lain yang dibutuhkan.
”Tiga orang anggota sudah saya berangkatkan bersama bantuan ke sana,” kata Agung.
Bantuan personel belum dilakukan karena banjir masih dianggap skala lokal. Bencana masih bisa ditangani petugas BPBD Kabupaten Dompu. Pemprov masih terus melakukan monitor kondisi di lapangan.
”Tapi kalau sudah besar seperti Bima kami akan backup,” ujar Agung.
Menurut Agung, banjir yang melanda Dompu saat ini merupakan dampak kerusakan lingkungan di sana. Alih fungsi lahan hutan menjadi lahan pertanian berkontribusi besar menyebabkan banjir.
”Ini adalah PR kita bersama untuk memperbaiki lingkungan yang rusak,” imbuhnya. (ili/r6)
Editor : Administrator