Sebelumnya, permainan layang-layang banyak dilakukan di Pantai Loang Baloq. Namun kini menyebar di beberapa tempat. Salah satunya di Sirkuit Selagalas yang kini berubah menjadi tempat bermain layang-layang setiap sore.
Para pengunjung sengaja datang ke sirkuit ini bermain layang-layang. Tanpa menerapkan protokol Covid-19. Tidak menggunakan masker, jaga jarak, dan kerumunan terjadi di tempat itu.
“Ini bukan warga Kota Mataram saja, namun juga dari Lombok Barat datang ke sini main layang-layang,” kata Camat Sandubaya Saharudin, Minggu (19/7).
Sahar tidak melarang warga bermain layang-layang. Namun harus menerapkan protokol Covid-19. Seperti menggunakan masker, jaga jarak, dan hindari kerumunan. “Kita ingin warga terapkan protokol kesehatan,” pintanya.
Sahar akan mencoba berkomunikasi dengan lurah, Bimaspol, dan Babinsa terkait ramainya warga bermain layang-layang di Sirkuit Selagalas. Sehingga warga nantinya bisa menerapkan protokol kesehatan. “Jangan sampai nanti ada klaster layang-layang,” ujarnya.
Sementara itu Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Mataram I Nyoman Suwandiasa mengatakan, tidak boleh ada aktivitas yang membuat ada kerumunan. Apalagi tidak menerapkan protokol kesehatan. “Sekarang tak boleh ada kerumunan,” tegasnya. (jay/r3)
Editor : Administrator