"Ini adalah bagian dari cara Pemerintah Kota Mataram untuk terus melakukan pembinaan dan pemberdayaan UMKM, melalui wadah rintisan Bale Kumpul ini kami ingin membantu pelaku UMKM memasarkan produknya," terang Plt Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Mataram I Gusti Ayu Yuliani.
Rintisan Bakul UMKM ini memiliki nilai yang sangat strategis dan penting dalam upaya-upaya pembinaan secara terpadu dan berkelanjutan. Kaitannya dengan optimalisasi pemasaran produk UMKM yang selama ini dirasakan sangat perlu menjadi perhatian bersama.
Pemkot Mataram berharap rintisan Bakul UMKM yang dilaunching menjadi cikal bakal lahirnya wadah bagi UMKM yang lebih besar. Sehingga pembinaan dapat dilakukan secara lebih maksimal lagi bagi para pelaku UMKM. Sehingga dapat lebih berdaya guna, berhasil guna, kreatif, inovatif, mandiri dan berdaya saing.
"Ini adalah cara kami membantu UMKM memasarkan produknya. Mereka juga akan dibantu pemasaran secara e-commerce. InsyaAllah sebulan sekali akan diadakan pameran produk UMKM," timpal Kabid UMKM Mamluatul Khair.
UMKM Kota Mataram saat ini bergerak dalam berbagai kegiatan usaha. Diantaranya kerajinan mutiara, tenun, rajutan, olahan pangan dan minuman, kopi yang tembus sampai mancanegara dan lain-lain. Perkembangan UMKM khususnya di wilayah Kota Mataram menunjukkan trend peningkatan yang terus bertambah jumlahnya. Berdasarkan data kondisi terakhir tahun 2019, jumlah UMKM yang sudah memiliki izin sebanyak 910 unit. Jumlah itu meningkat signifikan pada tahun 2020 sebanyak 2.795 UMKM.
Dalam masa pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Mataram memberikan bantuan stimulan dalam bentuk barang atau peralatan produksi, dan permodalan dalam bentuk uang stimulus bagi UMKM yang terdampak Covid-19.
Pada saat yang bersamaan khususnya dalam masa pandemi, Pemerintah Pusat juga telah menggelontorkan BPUM untuk ribuan UMKM. Dengan jumlah bantuan Rp 2,4 juta di tahun 2020 dan Rp 1,2 juta di tahun 2021.
Sementara Ketua TP PKK Kota Mataram Hj Kinnastri Roliskana yang hadir dalam peresmian Bakul UMKM memberikan apresiasinya. "UMKM di tengah pandemi adalah usaha yang mampu bertahan. Dengan dilaunchingnya Bakul UMKM ini, kini mereka punya wadah menaruh produknya dan memasarkan serta promosi," ungkapnya.
Ketika ada kunjungan tamu dari daerah lain, ia berharap mereka bisa diarahkan ke Bakul UMKM ini. Sehingga mereka bisa melihat, tahu dan membeli produk UMKM Kota Mataram. (ton/r3)
Editor : Administrator