Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Sebelum Tutup Total, Giant Express Kekalik Mulai Obral Barang

Administrator • Jumat, 2 Juli 2021 | 00:14 WIB
SEPI: Suasana di area parkir Giant Express tampak sepi, sore hari, (26/5). Dalam waktu satu bulan kedepan, gerai yang berlokasi di Jalan Panji Tilar ini segera tutup.
SEPI: Suasana di area parkir Giant Express tampak sepi, sore hari, (26/5). Dalam waktu satu bulan kedepan, gerai yang berlokasi di Jalan Panji Tilar ini segera tutup.
MATARAM-Pengangguran di Kota Mataram bakal terus bertambah. Terakhir, ada kemungkinan tambahan 14 pengangguran baru dari Supermarket Giant yang akan tutup mulai 23 Juli mendatang.

"Data kami sekitar 1.400 orang yang masih terdampak dirumahkan akibat pandemi. Ditambah 14 orang yang kerja di Giant akan terdampak nanti ketika tutup," ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Mataram Hariadi.

Pihaknya di Dinas Tenaga Kerja mengaku sudah berkomunikasi dengan pihak Giant. Mereka memang merencanakan menutup semua outletnya. Tidak hanya yang ada di Kota Mataram, tetapi di seluruh Indonesia. Dampaknya, tiga orang karyawan tetap dan 11 orang tenaga kontrak akan berhenti bekerja secara permanen.

"Kami minta semua hak pegawai diberikan. Dan kami juga berharap mereka diberikan pekerjaan lain, ketika nanti informasinya Giant akan membuka usaha baru," ujar Hariadi.

Saat ini, untuk membantu menekan angka pengangguran akibat pandemi Covid-19, Dinas Tenaga Kerja Kota Mataram aktif membagikan informasi peluang kerja di akun media sosialnya. Baik melalui Facebook dan Instagram Dinas Tenaga Kerja Kota Mataram. Semua informasi terkait penerimaan karyawan hingga program magang di bagikan di media sosial ini.

"Supaya masyarakat tahu semua peluang kerja yang ada," jelasnya.

Yang terbaru, informasi magang perawat ke Jepang saat ini sedang dibutuhkan. Informasi lebih lanjut bisa diakses juga di website BP2MI. "Kami mendorong agar perawat yang mau magang ke Jepang bisa menangkap peluang ini," ucapnya.

Begitu juga dengan adanya rencana pengiriman tenaga kerja ke Kalimantan untuk perusahaan kelapa sawit. Sejalan dengan pemerintah provinsi, masyarakat yang tidak punya pekerjaan bisa menangkap peluang ini. "Cuma memang, belum ada peminatnya ke Kalimantan. Biasanya PMI kita ke Malaysia, tetapi itupun sangat rendah," akunya.

Pihak Dinas Tenaga Kerja sebenarnya mendorong agar warga menangkap peluang kerja ke Kalimantan. Karena daripada ke Malaysia persyaratannya tentu lebih mudah dengan biaya lebih rendah untuk pemberangkatannya.

Pantauan Lombok Post, obral dan diskon besar-besaran kemarin berlangsung di Giant Ekspress. Sejumlah barang didiskon hingga 40 persen. Tertulis di plang jika semua barang harus habis. "Kami masih akan buka sampai 23 Juli nanti," ujar salah satu karyawan Giant Ekspress Mataram.

Pihak Giant berencana akan menghabiskan terlebih dulu semua barang jualannya. Tak hanya yang tersedia saat ini. Tetapi barang kiriman juga akan segera didatangkan untuk diobral. "Nanti akan ada lagi barang yang datang lebih banyak. Makanya nggak jadi tutup 1 Juli. Sampai tanggal 23 Juli nanti masih buka," sambungnya. (ton/r3)

  Editor : Administrator
#Giant Kekalik #Giant Express #Giant Tutup