Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Balapan Jaran Jadi Daya Tarik Baru di Pantai Bintaro Ampenan

Administrator • Sabtu, 2 Oktober 2021 | 00:25 WIB
JADI DAYA TARIK: Dua joki cilik memacu kuda di Pantai Bintaro yang berbatasan dengan Pantai Meninting, Kota Mataram, Rabu (29/9) lalu. Pacuan kuda menjadi magnet wisatawan untuk berkunjung.( IVAN/LOMBOK POST)
JADI DAYA TARIK: Dua joki cilik memacu kuda di Pantai Bintaro yang berbatasan dengan Pantai Meninting, Kota Mataram, Rabu (29/9) lalu. Pacuan kuda menjadi magnet wisatawan untuk berkunjung.( IVAN/LOMBOK POST)
MATARAM-Destinasi wisata sudah mulai dibuka sejak beberapa pekan lalu. Itu setelah Permberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Mataram turun level. Dari level 3 menjadi level 2.

Seperti di Pantai Ampenan Kelurahan Bintaro menjadi wisata baru di Kota Mataram. Pantai yang berbatasan dengan Desa Meninting, Kecamatan Batulayar cukup ramai pengunjung. Terutama setiap Rabu.

Sebab, di hari itu ada balapan jaran  (kuda) di sepanjang pesisir pantai tersebut. “Selain pantai ini indah, kita juga bisa melihat balapan kuda,” kata Azwar, seorang pengunjung.

Diutarakan, pantai di Kelurahan Bintaro memiliki daya tarik sendiri bagi pengunjung. Selain sebagai tempat rekreasi karena pemandangannya indah. Juga memiliki nilai budaya, dimana pengunjung bisa menyaksikan balapan kuda di pantai yang star-nya di Bintaro. “Balapan kuda menjadi magnet mendatangkan pengunjung,” cetusnya.

Dia melihat banyak komunitas fotografi memanfaatkan tempat ini untuk mencari objek foto. Selain memotret pemandangan, juga bisa memotret balapan kuda di sepanjang pantai. “Asyik tempatnya untuk rekreasi,” cetusnya.

Kepala Dinas Pariwisata (dispar) Kota Mataram H Nizar Denny Cahyadi mengatakan, sejak Kota Mataram masuk PPKM level 2, tempat wisata di Kota Mataram mulai dibuka. Tak hanya wisata alam, namun juga wisata lainnya.

“Kita tetap minta agar pengelola objek wisata mematuhi protokol kesehatan (prokes),” ujar Denny, sapaan karibnya.

Dia mengatakan, sejumlah objek wisata di Kota Mataram sudah mulai ramai. Ini tidak lepas karena masyarakat jenuh berada dirumah terus selama pandemi Covid-19. Mereka butuh rekreasi di sejumlah tempat wisata.

“Kita tetap meminta agar pengelola  menyiapkan tempat cuci tangan. Pengunjung harus memakai masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan,” tukasnya. (jay/r3)

 

  Editor : Administrator
#Balapan Jaran #Pantai Bintaro #joki cilik