"Lantainya tinggal kami bersihkan. Proses concrete steam sudah selesai. Tinggal pewarnaan saja dan finishing," jelas Kontraktor dari CV Rangga Jaya Sentosa Made Sukerta kepada Lombok Post, kemarin (28/12).
Melihat progres saat ini, ia yakin sebelum tahun baru proyek ini sudah selesai. Karena sisa pekerjaan yang belum dilakukan tinggal pemasangan ornamen untuk lumbung. Kemarin, baru dua ornamen yang sudah datang. Sisanya bakal dikebut hari ini untuk pengerjaannya.
"Karena pekerjaan kami terkendala cuaca hujan. Tetapi tahun ini kami yakin bisa tuntas. Tinggal ornamen lumbungnya saja kami selesaikan," kata dia.
Sesuai kontrak, proyek ini baru akan berakhir tanggal 31 Desember. Kontraktor sebenarnya mengejar target agar penataan Taman Sangkareang bisa selesai tanggal 25 Desember. Namun akibat kondisi cuaca yang tidak memungkinkan, maka target tersebut tak bisa direalisasikan.
Meski demikian, Made, sapaannya memastikan proyek ini tidak akan melebihi waktu batas kontrak. Ketika proyek ini selesai, Kota Mataram pun akan memiliki wajah baru di tahun 2022 mendatang.
"Kami targetkan seperti itu (Mataram punya wajah baru)," ucapnya.
Ketua Komisi III DPRD Kota Mataram Abd Rachman mengingatkan kepada pihak pelaksana agar memanfaatkan waktu yang tersisa dengan baik. Jangan sampai proyek ini molor dari batas kontrak yang ditentukan seperti proyek Loang Balok.
“Jangan sampai lewat tahun ini. Karena Taman Sangkareang ini merupakan pusat aktivitas masyarakat kota. Jadi ketika tahun baru, masyarakat bisa melihat ada ikon baru di Taman Sangkareang,” pinta politisi Gerindra itu. (ton/r3)
Editor : Administrator