“Wali kota sudah memberikan arahan kepada kami semua, seluruh sektor yang berkaitan dengan ikhtiar kami sebagai tuan rumah yang baik, semuanya harus dalam posisi welcome jelang MotoGP Maret 2022 nanti,” terang Asisten I Setda Kota Mataram HL Martawang kepada Lombok Post, kemarin (27/1).
Mulai dari aspek akomodasi seperti perhotelan, baik dari hotel berbintang maupun hotel melati diminta memberikan pelayanan terbaik. Bahkan rumah penduduk yang sudah disiapkan sebagai tempat menginap para tamu juga diminta menyiapkan layanan maksimal.
Begitu juga restoran rumah makan atau warung kuliner yang ada d Kota Mataram diminta memberikan sambutan yang berkesan bagi tamu kalangan penonton MotoGP. Termasuk dari kesiapan pemerintah melakukan penataan kota menyambut MotoGP. Semua dimantapkan seara maksimal menyambut tamu yang datang.
“InysaAllah Taman Sangkareang kami resmikan besok Hari Jumat (hari ini, Red) mengambil malam harinya agar kelihatan lampunya. Kemudian Taman Loang Baloq kami resmikan tanggal 31 Desember,” paparnya.
Sehingga kesiapan fisik dan kesiapan psikologis masyarakat diharapkan benar-benar membuat para tamu yang datang merasa nyaman ke Kota Mataram. Khususnya kalangan tamu yang menginap di Mataram.
Kepala Dinas PUPR Kota Mataram Miftahurrahman mengatakan peresmian malam hari sengaja dipilih agar tidak terkesan biasa seperti peresmian pada umumnya. “Kami ingin merasakan nuansa yang berbeda tidak seperti peresmian biasa di siang hari. Kedua agar kelihatan nilai seninya,” cetusnya.
Peresmian dijadwalkan akan dilaksanakan selepas Salat Maghrib. Diharapkan Taman Sangkareang menjadi salah satu ikon Kota Mataram yang bisa membuat para tamu merasa senang. (ton/r2)
Editor : Administrator