Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kesempatan Emas bagi Milenial NTB Miliki Rumah Subsidi Berkualitas

Administrator • Sabtu, 19 Februari 2022 | 01:49 WIB
BERI KEMUDAHAN MASYARAKAT: Branch Manager BTN Syariah Mataram Eko Santoso (tengah) dan Dirut PT Narita Singgasana Group Dedy Fitra Astaman, di Kantor Lombok Post kemarin (17/2)
BERI KEMUDAHAN MASYARAKAT: Branch Manager BTN Syariah Mataram Eko Santoso (tengah) dan Dirut PT Narita Singgasana Group Dedy Fitra Astaman, di Kantor Lombok Post kemarin (17/2)
MATARAM-Ini kesempatan bagi milenial atau pasangan suami istri yang belum memiliki rumah. Kini Anda bisa dengan mudah punya rumah impian.

Bank BTN Syariah Mataram salah satu perbankan yang dipercaya pemerintah untuk menjalankan program perumahan subsidi, memberikan kemudahan.

Branch Manager BTN Syariah Mataram Eko Santoso menerangkan, pada tahun ini ada tiga skema program perumahan subsidi. Pertama, skim Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), skim Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2TP), dan FLPP tapera. Skim terakhir ini untuk ASN dan PNS.

“Perumahan bersubsidi ini bermanfaat untuk masyarakat Lombok yang belum memiliki perumahan. Fasilitas pemerintah ini cukup menarik karena angsurannya disubsidi pemerintah dan flat hingga lunas,” jelasnya.

Slim FLPP khusus bagi pemohon yang belum menikah dengan penghasilan maksimal take home pay Rp 6 juta per bulan. Sedangkan bagi yang sudah berkeluarga memiliki take home pay Rp 8 juta. Kemudian skim BP2PT diperuntukkan bagi wiraswasta berpenghasilan maksimal Rp 6 juta.

“Sedangkan skim FLPP tapera saat ini sudah ada kerjasama, tapi masih digodok. Untuk sementara, skim yang dipakai sama dengan FLPP,” tambah Eko.

Eko mengaku, angsuran FLPP flat sampai lunas selama 20 tahun. Angusaran per bulan berkisar Rp 1 juta sampa Rp 1,1 juta. Subsidi ini sangat menguntungkan dan memudahkan masyarakat berpenghasilan rendah melakukan perencanaan keuangan jangka panjang. “Sehingga tidak perlu khawatir bulan depan bayar angusran berapa, 15 tahun lagi berapa,” ujarnya.

Angusaran di skim FLPP sudah disubsidi pemerintah. Sedangkan skim BP2BT uang mukanya yang disubsidi. “Khusus masyarakat NTB, skim BP2BT pemerintah akan memberikan uang muka sampai Rp 40 juta. Tergantung penghasilan atau tabungan yang mengendap di rekening masing-masing,” imbuh Eko.

Kata Eko, pada BP2BT skimnya berjenjang. Setiap tahun ada dua atau tiga kali kenaikan. Meski begitu, khusus di BTN  Syariah pada kenaikan ketiga sampai tahun ke 20 flat sampai lunas. “Insya Allah, seluruh pembiayaannya, semua angsurannya reasonable, menguntungkan keluarga untuk merencanakan keuangan dan ada kepastain pembayaran mulai dari pertama kali akad sampai lunas,” ujarnya.

Untuk saat ini, baru skim FLPP dan BP2BT yang sudah dijalankan. Sementara skim tapera sistem kerjasamanya masih digodok. Sekitar tiga minggu lalu Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menandatangani kerjasama dengan jajaran direksi BTN Syariah pusat.

“Namun untuk aturan teknis pelaksanaannya kami masih menunggu BP Tapera. Artinya, sampai dengan hari ini masih ada dua skim yang bisa dijalankan, yaitu FLPP dan BP2BT,” imbuhnya.

Lokasi perumahannya meliputi seluruh wilayah Pulau Lombok. Mulai dari Mataram, Lombok Barat, Lombok Timur, dan Lombok Tengah. “Hampir sebagian developer adalah mitra kami. Seluruh kerjsama perumahan untuk KPR seluruh nasabah masuk di bank BTN Syariah,” kata Eko.

Yang tidak kalah menarik, katanya, fasilitas rumah secara struktur perumahan sudah diatur oleh pemerintah. Sehingga baik fasilitas fisik, spek sudah sesuai kelayakan standar rumah berdasarkan ketentuan pemerintah.

Seluruh developer yang bekerjasama dengan BTN Syariah wajib terdaftar dalam sistem sharing PUPR. “Sehingga bisa kami pastikan, mitra yang bekerjsama dengan kami betul-betul mitra yang handal, terjamin dan memiliki kapasitas dalam membangun perumahan,” tambah Eko.

Eko berharap, kesempatan yang diberikan oleh bank BTN Syariah melalui skim susbsidi perumahan pemerintah dimanfaatkan sebaik-baiknya. Sebab, dipastikan sangat menguntungkan, terutama masyarakat yang belum punya rumah.

Dirut PT Narita Singgasana Group Dedy Fitra Astaman berpendapat, BTN Syariah menjadi salah satu pilihan terbaik bagi konsumen. Sebab, dengan program-program yang ada saat ini, masyarakat sangat dimudahkan.

“Selama ini kami cukup dimudahkan, dan konsumen mendapatkan benevit tambahan dari apa yang sudah ditawarkan developer. Karena itu, saya mengimbau, yuk! segera kerjasama dengan BTN Syariah,” ajaknya.

Dari pengalaman Dedy selaku pengembangan perumahan, antusiasme masyarakat cukup tinggi. Di tahun 2019 kuota memang menurun, tapi pada 2022 kuota melimpah. “Teman-teman milenial yang baru bekerja atau sudah lama mengidamkan rumah, silahkan ambil kesempatan ini karena tahun depan belum tentu ada programnya,” tutupnya. (cr-bib/r3)

  Editor : Administrator
#rumah subsidi #kpr #Mataram