Dalam kunjungannya, pria yang karib disapa Sandiaga Uno tersebut kagum melihat Loang Baloq yang disebutnya paket wisata epik.. Lantaran destinasi wisata ini memiliki paket komplet wisata religi dan wisata alam yang menggairahkan ekonomi kreatif dan kearifan lokal masyarakat setempat.
"Saya melihat kombinasi ini ada di beberapa (desa) ya. Tapi ini (Loang Baloq) yang paling epik. Tidak hanya dapat sunset, pantai, tapi juga dapet wisata religinya. Dapet ekonomi kreatif, tapi juga ada kearifan lokalnya," ucapnya usai mengelilingi destinasi wisata Loang Baloq dan ditutup berziarah ke Makam Syekh Gauz Abdurrozak yang ada di dekat destinasi wisata tersebut.
Ia juga mendapatkan informasi jika kebiasaan masyarakat di Pulau Lombok sebelum berangkat ke tanah suci selalu menyempatkan diri untuk ziarah ke makam Syekh Gauz Abdurrozak yang ada di Loang Baloq. Mereka kemudian bersama keluarganya juga berekreasi ke taman yang ada di sebelahnya. Kearifan lokal seperti ini menurutnya menjadi nilai lebih yang dimiliki Desa Wisata Loang Baloq.
Dengan demikian, Kota Mataram dengan Taman Loang Baloq dinilai memang layak menjadi salah satu nominator desa wisata terbaik di Indonesia. Ini tidak mudah karena peserta ADWI tahun ini sekitar 3.400 desa wisata.
Kemenparekraf berkolaborasi dengan mitra strategis akan bersama-sama mengembangkan desa wisata. Terutama 50 desa wisata terbaik. Para mitra tersebut yakni Astra, BCA, BNI, dan Grab. Desa wisata Loang Baloq yang masuk sebagai 50 desa terbaik ADWI 2022 ini, juga mendapat kesempatan menjadi peserta program pembinaan dan pengembangan desa oleh mitra Kemenparekraf yaitu Grab.
”Kita harapkan destinasi kombinasi antara destinasi alam dan destinasi wisata religi ini, bisa menjadi satu kesatuan yang mampu membangkitkan ekonomi, membuka peluang usaha, dan juga lapangan kerja,” ujar Sandi.
Seperti halnya desa wisata yang lain, destinasi wisata di desa itu telah memenuhi standar penilaian tim juri ADWI 2022 yang terdiri dari tujuh kategori. Pertama yakni daya tarik pengunjung terhadap wisata alam dan buatan, seni dan budaya. Kedua kehadiran suvenir baik kuliner, fesyen, dan kriya. Ketiga ketersediaan omestay. Keempat ketersediaan dan kebersihan toilet umum. Kelima digital dan kreatif. Keenam Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability (CHSE), dan terakhir kelembagaan desa/kelurahan.
Sementara Lurah Tanjung Karang HM Gunawan dan Ketua Pokdarwis Tanjung Samudera Tamrin yang dipercaya menjadi pengelola Taman Loang Baloq mengucapkan terima kasih atas dukung Kementerian Parekraf terhadap dukungan pengembangan wisata Loang Baloq. Destinasi wisata ini dikatakannya kini selalu ramai setiap hari dengan wisata bahari, para layang, senam, aneka kuliner dan toko suvenir.
Berbagai kegiatan juga sudah mulai dipusatkan di Loang Baloq. Baik acara kesenian dan budaya hingga acara hiburan. "Cuma kalau boleh harapan kami Loang Baloq ini punya ikon seperti mini zoo (dilengkapi dengan satwa) dan ditambah fasilitas air mancur warna-warni di area kolam serta pengembangan arena skateboard-nya," harapnya.
Usulan ini pun disambut baik oleh Menteri Sandi. Ia menilai Loang Baloq masih bisa terus dikembangkan. Baik menjadi mini zoo ataupun dilengkapi fasilitas dengan air mancur warna-warni hingga pengembangan arena skateboard. "Itu akan kami masukkan. Silakan pak wali bersurat secara resmi ke Kementerian, kami akan memprosesnya," kata Sandiaga.
Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana juga menyampaikan terima kasihnya kepada Kemenparekraf yang selama ini memberikan perhatian dan dukungan terhadap pengembangan pariwisata Kota Mataram.
"Alhamdulillah berkat dukungan Kementerian Parekraf kami bisa masuk nominasi 50 besar desa wisata terbaik di Indonesia. Kami mewakili masyarakat Kota Mataram mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan," ucapnya.
Melalui kegiatan ADWI ini, wali kota juga berharap kunjungan wisatawan ke Mataram akan semakin meningkat. Sehingga dampak ekonomi yang menggeliat bisa mensejahterakan masyarakat. (ton/r3)
Editor : Administrator