Terakhir, Pasar Pagesangan dilalap si jago merah yang membuat sejumlah toko terbakar. Korsleting listrik menjadi penyebab kebakaran. Sambungan kabel kurang baik membuat korsleting yang akhirnya terjadi kebakaran.
“Pola dan mekanisme asuransi akan kita kaji dulu,” kata Asisten II Setda Kota Mataram HL Alwan Basri.
Diutarakan, sebanyak 19 pasar tradisional yang ada harus dilihat kelayakan bangunannya. Apalagi sebagian besar pasar masih menggunakan bangunan lama. Dari kajian tersebut baru berbicara asuransi yang bagaimana. Berapa pembiayaannya. “Apakah biayanya langsung di pedagang atau pemerintah. Ini yang harus kita koordinasikan dulu,” ucap Alwan.
Selain itu lanjut dia, guna mencegah terjadinya kebakaran pemkot juga akan menata instalasi listrik di pasar tradisional. Sebab, instalasi listrik semarwut menjadi penyebab kebakaran. “Aliran listrik perlu diatur. Pedagang jangan main sambung saja,” celetuknya.
Dia menuturkan, mengasuransikan pasar tradisional tentu harus menyiapkan anggaran. Pemkot harus membayar premi ke perusahaan asuransi. Di sampaing itu jenis asuransi harus difinalkan. Apa saja yang masuk dalam klaim asuransi. Apakah gedung secara keseluruhan atau per item. “Ini harus kita bahas,” cetus Alwan.
Saat ini, pihaknya akan coba melakukan perbaikan instalasi listrik. Peremajaan instalasi akan diusulkan pihak ketiga PLN. “Kalau biayanya terlalu besar kita bisa kerja sama dengan pedagang. Tapi khusus listrik induk akan menjadi kewajiban pemerintah,” pungkasnya. (jay/r3) Editor : Administrator