Berdasarkan data, pada tahun 2021 tercatat 321 lakalantas dengan 64 korban meninggal dunia. Sementara tahun sebelumnya tercatat 263 kasus.
Terkait itu momen HUT Polisi Lalu Lintas ke-67 dimanfaatkan Polresta Mataram menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas. “Kami kampanyekan tertib berlalu lintas secara masif,” kata Kapolresta Mataram Kombespol Mustofa.
Salah satu cara mengampanyekan tertib berlalu lintas adalah menggelar safety riding. Kegiatan tersebut menggandeng sejumlah stakeholder dan klub motor. “Ada 250 riders yang terlibat pada kegiatan safety riding,” bebernya.
Mereka menunjukkan cara berkendara yang aman. Menggunakan helm, sepatu, jaket, dan tidak ugal-ugalan di jalan. “Tidak saling salip menyalip yang dapat membahayakan pengendara lain di jalan,” jelas Mustofa.
Mereka semua merupakan pengendara yang bisa dijadikan sebagai contoh bagi masyarakat agar tertib berlalu lintas. Cara berkendara yang baik dan aman itu bisa melindungi diri sendiri dan pengendara lain. “Semoga saja ke depan masyarakat makin sadar tentang pentingnya menjaga ketertiban berlalu lintas. Sehingga angka kecelakaan terus menurun,” harapnya.
Kasatlantas Polresta Mataram Kompol Bowo Tri Handoko menjelaskan, cara Polresta Mataram memberikan pengetahuan mengenai keamanan berkendara bukan saja pada kegiatan safety riding. Mereka juga terjun ke masyarakat dan memberikan tanda-tanda tentang keamanan berkendara di beberapa titik lokasi. “Kita ingatkan melalui banner di pinggir jalan tentang pentingnya tertib berlalu lintas,” kata Bowo.
Terlebih lagi bulan November nanti ada perhelatan World Superbike (WSBK). Kampanye tertib berlalu lintas terus digalakkan. “Momen balap motor WSBK dengan HUT Polisi Lalu Lintas ke-67 kita jadikan kampanye tertib berlalu lintas,” tutupnya. (arl/r1) Editor : Administrator