"STQ sebagai bagian dari pembinaan mental spiritiual melalui fasilitas festival keagamaan bagi umat muslim. Dengan tujuanmeningkatkan gairah membaca, menghafal, serta mentadabbur isi dan kandungan Alquran,” ujar Mohan.
Orang nomor satu di Kota Mataram juga mengajak para peserta dan official menjunjung tinggi sportivitas dan semangat persaingan yang positif pada saat mengikuti STQ. Serta meminta dewan hakim untuk bisa memberikan penilaian objektif pada peserta demi kelanjutan kegiatan dimasa mendatang.
“Saya berharap kepada seluruh kafilah dari enam kecamatan agar ajang ini tidak semata untuk mengejar kemenangan. Namun menjadikan kegiatan ini sebagai ajang mempererat ukhuwah Islamiyah antar sesama umat muslim” pungkas Mohan.
Sementara itu Panitia STQ XXVII Kota Mataram Henny Suyasih mengatakan, pelaksanaan STQ tingkat kota diawali dengan pawai taaruf yang diikuti oleh kafilah dari masing-masing Kecamatan se-Kota Mataram dengan start dari Jalan Lingkar Selatan depan SMAN 8 Mataram dan finish di RTH Abian Tubuh Baru yang merupakan venue utama STQ.
Adapun yang dilombakan pada STQ XXVII diantaranya, cabang tilawah alquran, hifzil quran, tafsir alquran, dan cabang hifzul hadist yang diikuti sebanyak 94 peserta. STQ akan dilaksanakan selama enam hari mulai 26 sampai 31 Oktober yang dibagi dalam tiga tempat sesuai mata lomba.
“Ada di RTH Abian Tubuh Baru, Masjid Al Iman Karang Parwa, dan Masjid Subulassalam Karang Bata Utara,” pungkasnya.(jay/r3) Editor : Administrator